Lidah Buaya, Tanaman Keabadian yang Kaya Zat Berkhasiat Dahsyat

Photo credit: Google Internet

Menurut artikel yang dipublikasikan di BMC Evolutionary Biology, aloe vera atau lidah buaya memiliki nilai pasar tahunan sebesar 13 miliar dolar Amerika di seluruh dunia. Alasan aloe vera memiliki nilai pasar setinggi itu adalah karena lidah buaya digunakan secara luas di industri kosmetik, obat-obatan, dan makanan. Bangsa Mesir menyebut aloe vera sebagai tanaman keabadian. Mereka menambahkan bahwa lukisan tanaman aloe ditemukan terukir di makam-makam firaun. Aloe vera terdiri dari 95 persen air dan selama ribuan tahun sudah digunakan untuk mengobati lebih dari 50 gangguan kesehatan yang mencakup luka bakar, kegemukan, asma, jerawat, dan diabetes.

Lidah buaya disebut tanaman keabadian karena zaan dulu jenazah di Mesir diawetkan dengan ramuan yang salah satu campurannya adalah lidah buaya. Dengan ramuan ini, bakteri dan jamur bisa dihalau.

Photo credit: Google Internet

Apa saja zat “sihir” di lidah buaya?

Lidah buaya adalah satu dari sedikit tanaman yang mengandung vitamin B12 yang berguna dalam proses pembentukan sel darah merah. Lidah buaya juga ternyata mengandung banyak vitamin lain seperti A, C, E, asam folat, kolin, B1, B2, B3 (niacin), dan B6. Vitamin A, C, dan E yang memberikan aktivitas antioksidan untuk melawan radikal bebas. Kolin dan kelompok vitamin B dibutuhkan untuk melancarkan proses metabolisme dan pembentukan asam amino.

Satu artikel yang dipublikasikan di jurnal Organic and Medical Chemistry Letters menjelaskan, aloe vera mengandung antioksidan kuat yang termasuk keluarga besar substansi yang disebut polifenol. Artikel ini juga menyebutkan, polifenol dan senyawa lain yang ditemukan di aloe vera memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri tertentu yang menyebabkan infeksi pada manusia.

Apa saja khasiat dahsyat aloe vera lainnya?

1. Cepat menyembuhkan luka bakar

Jika kamu berwisata ke daerah dengan sinar matahari menyengat dan kulitmu terbakar matahari, segera cari lidah buaya. Penelitian membuktikan pengobatan luka bakar dengan lidah buaya memakan waktu lebih cepat. Tetapi, tentu saja ini tidak berlaku untuk luka bakar tingkat satu dan dua. Jika kondisi ini sampai terjadi padamu, jangan mengandalkan aloe vera. Segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan sepantasnya.

2. Mengurangi plak gigi

Satu penelitian yang dipublikasikan di Ethiopian Journal of Health Science ingin membuktikan bahwa tanaman keabadian ini memberikan manfaat untuk memerangi penyakit mulut. Para peneliti melakukan penelitian pembilasan mulut pada 300 orang sehat, dengan 100 persen cairan lidah buaya dibandingkan dengan bahan penyegar mulut yang disebut chlorhexidine.

Hasil penelitian itu menunjukkan lidah buaya sama efektifnya untuk mengurangi plak dengan chlorhexidine setelah empat hari.

Photo credit: Google Internet

3. Kemungkinan bisa mencegah kerutan dan meningkatkan kesehatan kulit

Ada bukti yang mengemukakan bahwa aloe vera bisa memperlambat penuaan kulit. Satu penelitian yang dipublikasikan di Annals of Dermatology ingin menentukan apakah gel aloe vera memiliki khasiat anti-penuaan pada kulit. Peneliti mengumpulkan 30 wanita sehat berusia di atas 45 tahun dan memberi mereka dua dosis aloe vera (1.200 mg per hari dan 3.600 mg per hari) untuk digunakan selama 90 hari. Peneliti akan menitikberatkan hasil mereka pada kondisi kerutan di wajah dan elastisitas wajah responden. Setelah 90 hari, kerutan di wajah dan elastisitas kulit sama-sama meningkat baik di kelompok wanita yang menerima dosis lebih rendah maupun lebih tinggi.

Di Indonesia sendiri, aloe vera sejak lama dikenal sebagai tanaman dengan banyak khasiat, misalnya untuk kesehatan dan kecantikan kulit dan rambut. Setelah membaca artikel ini, kamu mungkin terinspirasi untuk mulai memanfaatkan tanaman keabadian ini untuk perawatan dasar rambutmu. Atau, mengingat nilai pasarnya yang begitu tinggi, siapa tahu kamu jadi ingin bercocok tanaman lidah buaya?

(Dari berbagai sumber)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

1 KOMENTAR

  1. Dahulu pernah ada jus lidah buaya karena tanaman ini populer. Tapi sayangnya akhirnya nggak laku..
    Lebih laku kalau bentuknya kosmetik ya…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here