Imajin.id, Komunitas Desainer 3D yang Ubah Ide Kreatif Jadi Nyata dan Menguntungkan

Small Business Trends-smallbiztrends.com

Mengenal lebih dalam industri kreatif memang menyenangkan. Banyak karya dari ide kreatif dihasilkan untuk berbagai kalangan dari beragam kepentingan, baik industri komersil maupun kalangan pelaku seni yang memiliki apresiasi pada sebuah karya.

Untuk dunia bisnis, sebuah karya bisa bernilai tinggi atau bahkan tidak terhingga nilainya. Semua tergantung dari bagaimana cara seniman itu mengemas karyanya hingga mampu memenuhi apa yang dibutuhkan kalangan industri. Tetapi, sangat disayangkan, ada seniman yang sulit beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif yang dinamis, maka diperlukan satu wadah supaya dapat saling mendukung antara dunia bisnis dan insan kreatif, sehingga terjalin hubungan dan sinergi menguntungkan bagi dua belah pihak.

Menyikapi hal itu, Chendy Jaya selaku Founder dan CEO Imajin.id mengatakan, Imajin mengajak desainer 3D yang memiliki karya tapi biasanya hanya dijadikan koleksi untuk lebih kreatif dengan membuat karya itu menjadi nyata dan bisa dijual, sehingga dari sisi bisnis bisa menguntungkan.

Imajin.id merupakan platform marketplace dan komunitas 3D (Tiga Dimensi) pertama di Indonesia yang mengoneksikan antara insan kreatif, khususnya desainer 3D dengan siapa pun, baik kalangan industri maupun  individu,” terang Chendy pada wartawan saat ditemui di kawasan Serpong, Tangerang, Kamis (15/3/2018).

Jadi, lanjut Chendy, kami membuka peluang bagi siapa pun untuk menjadi kontributor (atau disebut 3D Artist) dan karya yang dikirim nanti dikurasi tentang hak ciptanya, selanjutnya dikurasi kembali apakah karya mereka layak untuk dijual. Semua itu untuk memajukan desainer supaya karyanya mendapatkan apresiasi.

“Karya-karya yang dijual bisa dalam bentuk file, dan bisa juga dalam bentuk nyata dengan dicetak menggunakan mesin cetak tiga dimensi. Imajin bekerja sama dengan channel partner, sebutan untuk teman-teman yang memiliki mesin cetak 3D atau printer warehouse dan biasanya punya lebih dari satu mesin,” paparnya.

Channel partner, kata Chendy, bekerja profesional mulai dari jasa pencetakan 3D sampai processing. Jenis pencetak 3D yang dimiliki juga beragam sesuai kebutuhan pencetakan.

Menyinggung tentang peluang pencetakan 3D, Chendy mengatakan peluangnya sangat besar, karena jika diperhatikan, kebutuhan dan penggunaan pencetak 3D sangat luas, industrinya bukan sekadar hobi.

Di luar negeri, barang atau bagian yang rusak bisa di-reverse engineering lalu dicetak tanpa harus membeli lagi bagian yang baru. Bahkan hampir semua lini, seperti membuat maket, prototype, modelling, fashion, klinik gigi, hingga rumah tangga, aplikasi pencetakan 3D bisa masuk, jelasnya.

Meskipun baru Januari 2018, atau belum genap tiga bulan berdiri, Imajin.id sudah mengoleksi hingga delapan ratus user dari kalangan 3D artist yang bisa didapatkan pelanggan dengan cara berbayar atau gratis, selain itu juga bisa mendapatkan layanan pencetakan 3D, sehingga karya itu menjadi produk nyata.

Mengamati perkembangan teknologi di berbagai bidang kehidupan selama beberapa tahun terakhir ini, sepertinya bidang pencetakan 3D ini sangat menjanjikan untuk karier cemerlang di masa depan ya, Inspirator. Kamu boleh tuh, mulai mencari informasi tentang perguruan tinggi yang menyediakan jurusan ini.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Baca juga: 3D Printing diramalkan jadi pekerjaan masa depan

@inspiratorfreak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here