friendster face look
Sumber: http://beritakotaonline.com

Inspirator, masih ingat dengan Friendster? Yap! Friendster merupakan media sosial yang sempat booming di kalangan remaja sebelum ada Facebook dan Twitter. Di Indonesia, Friendster menjadi jejaring sosial yang paling digandrungi masyarakat di era tahun 2000-an awal , mungkin sebagian dari kita masih ingat ketika masa-masa sekolah dulu, pasti teman-teman sepulang sekolah langsung pergi ke warnet untuk buka friendster, terus add/approve friend, bertukar testimonial dengan teman yang lain, atau buat gonta-ganti tampilan profilnya supaya bisa keliatan keren. Wah amat nostalgia yah he..he..he.. Namun akhirnya Friendster kehilangan popularitasnya sejak layanan jejaring sosial semakin maju dan semarak seperti facebook, twitter dan lain-lain. gawker.com Kejayaan Friendster harus berakhir pada 2009 silam, seiring dengan dominasi Facebook yang semakin kuat. Di tahun yang sama, Friendster yang pada awalnya dibuat oleh orang berbangsa kanada akhirnya dibeli oleh konglomerat malaysia dan dirubah konsepnya menjadi portal social game online pada 2011. Tapi tampaknya strategi tersebut tidak berhasil mengembalikan kemasyhuran Friendster. Pada pertengahan 2015, media sosial tersebut benar-benar tutup.   Untitledwdjhd Di website resmi friendster pada halaman awal (www.friendster.com) kita pasti akan disuguhkan pernyataan seperti gambar di atas. Friendster menyatakan bahwa transformasi Friendster dari jejaring sosial menjadi komunitas game ternyata tidak bertahan lama karena tidak dapat menarik komunitas pecinta game sebanyak yang diharapkan dan akhirnya Friendster memutuskan secara resmi untuk tutup sejak tanggal 14 Juni 2015 lalu. Belum genap setahun pasca ditutup, kini muncul lagi situs Friendster dengan domain dot id. Friendster ini tampaknya jejaring sosial baru yang mengusung tampilan web cukup menarik dengan dominasi warna biru yang sekilas mirip seperti Facebook. Pada laman depan, terdapat form yang berbentuk pintu yang berisi dua tombol, yakni Masuk dan Daftar. Untitled   Jika membuka menu home. Maka tampilannya akan seperti ini   Untitleddjnf Ada kolom chatting di kanan bawah yang mirip sekali dengan Facebook Messenger, lengkap dengan kemampuan untuk melihat siapa saja yang sedang online selanjutnya ada juga suggestion friend di samping kanan atas setelah suggestion page dan isian status di bagian tengah dan deretan ikon notification, friend request, message dan profil di kanan atas. Secara keseluruhan, Friendster.id tampil berbeda sepenuhnya dari Friendster.com meski simbol mereka memiliki kesamaan tapi tentunya, Friendster.id malah membawa fitur-fitur yang tidak kalah lengkapnya, lho, dengan unsur lokal tentunya. “Sebagai situs jejaring sosial karya anak bangsa, Friendster merupakan sebuah manifestasi dari karakter rakyat Indonesia,” begitu tertera pada keterangan di situs tersebut. Keterangan ini bisa diartikan Friendster.id tidak berafiliasi langsung dengan Friendster yang asli. Meski tidak bisa mengembalikan memori kerinduan kita dengan Friendster yang dulu, Friendster.id merupakan jejaring sosial yang diharapkan dapat membantu penggunanya berbagi asa, cerita, dan tawa, bersama orang-orang terdekat. Dijamin, bagi warga Indonesia pasti akan lebih cepat akrab dan familiar menggunakannya. Untuk menjajal situs jejaring sosial teranyar tersebut, langsung aja kunjungi Friendster Buatan Anak Negeri di internet. Selamat menemukan teman lamamu!

Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis: Rianda Rizky Permata Esmirhan Editor: Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)
SHARE
Previous articlePameran Karya Social Designee 2016
Next articleBetter Water, Better Jobs – World Water Day 2016

LEAVE A REPLY