Kerajinan Kulit Indonesia di Era Kekinian

Kerajinan Kulit Indonesia | Foto: https://www.acs.org/
Kerajinan Kulit Indonesia | Foto: https://www.acs.org/

Kerajinan kulit Indonesia di era kekinian semakin beragam; bukan hanya terbuat dari kulit domba atau kulit sapi, tapi muncul pula kerajinan dari kulit ikan dan buaya. Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono, mengatakan jika di pertengahan tahun 2017 ekspor industri kulit dan barang jadi kulit Indonesia mencapai 162 juta dolar Amerika Serikat. Hal ini membuktikan jika kualitas kulit Indonesia tinggi dan memiliki pasar yang luas. Berikut adalah empat kerajinan kulit Indonesia di era kekinian.

1. Mas Kulit

Related image
Foto: http://maskulit2013.blogspot.com/

Mas Kulit didirikan Pak Agus Subagyo pada 1995, sekarang diteruskan kedua anaknya, salah satunya bernama Bagus Prasetyo. Mas Kulit memiliki penikmat tersendiri, yaitu orang-orang yang menyukai kulit buaya yang biasanya berasal dari kalangan menengah ke atas. Dengan tekstur khas dan bahan yang tebal, kulit buaya menjadi inspirasi bagi Mas Kulit untuk mendirikan bisnis. Kualitas kulit buaya sangat bagus sehingga produk dari kulit buaya tetap cantik meskipun telah berusia enam tahun. Mas Kulit memasarkan banyak produk, mulai dari sepatu, tas, ikat pinggang, hingga gantungan kunci. Kulit buaya yang digunakan Mas Kulit berasal dari Merauke, Papua.

2. Minen Leather

Image result for minen leather
Foto: https://www.youtube.com/watch?v=ljFomXO0sD0

Minen Leather dirintis pria asal Bandung yang merupakan penggemar sepatu kulit, Ricky Dermawan, pada 2003. Selain memproduksi sepatu, Minen Leather juga menyediakan tas dan dompet. Minen Leather tidak hanya menggunakan bahan kulit sapi, tapi juga kulit buaya dan ular yang semua bahannya didapatkan dari Indonesia. Untuk bagian dalam sepatu, Minen Leather menggunakan kulit domba supaya nyaman dipakai. Dengan modal awal dua juta rupiah, kini Ricky berhasil semakin mengepakkan sayap bisnisnya.

3. Pineapple Shoes

Image result for pineapple shoes kulit ikan
Foto: https://jadiberita.com/

Jika Inspirator bertanya-tanya apakah kulit ikan bisa dijadikan peluang usaha, ini salah satu contohnya. Pineapple Shoes adalah usaha kerajinan tas dan sepatu dari kulit ikan yang didirikan Ningsih, perempuan asal Tangerang. Awalnya, dia merintis usaha menggunakan kulit sapi, tapi kemudian mulai melirik penggunaan kulit ikan setelah bertemu dengan penyamak kulit ikan kakap. Kulit ikan yang Pineapple Shoes gunakan pun bermacam-macam, mulai dari ikan kakap, ikan nila, dan ikan kaci-kaci yang didapatkan dari nelayan binaan Dinas Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta. Setelah itu, kulit ikan diserahkan kepada penyamak kulit ikan untuk diproses. Walaupun kulit ikan terlihat tipis, ternyata akan menjadi tebal setelah proses penyamakan. Selain itu, kulit ikan juga memiliki tekstur unik.

4. Tegep Boots

Image result for tegep boots
Foto: http://arsyinta.blogspot.co.id/

Tegep Boots didirikan pada 1996 di Bandung oleh alm. Tegep Octaviansyah dan saat ini usahanya dikelola istrinya, Etnawati Melani. Tegep Boots didirikan karena hobi sang suami, yaitu naik motor dan juga kolektor sepatu boots. Pada saat itu, dia merasa sulit mendapatkan sepatu boots produk lokal. Dari situlah suaminya mulai membangun usaha. Bukan hanya memasarkan sepatu, Tegep Boots juga menjual berbagai model tas. Bahan kulit yang digunakan bervariasi, di antaranya kulit sapi, kulit domba, dan kulit buaya. Bukan hanya sukses menjual produknya di Indonesia, brand-nya juga sudah dikenal di Australia, Jerman, dan banyak negara lainnya.

Wah, produk-produk kerajinan kulitnya sangat kekinian, ya! Inspirator tertarik dengan kerajinan kulit apa, nih?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here