Foto: Dokumentasi Ekskursi Arsitektur UI

Indonesia merupakan negeri yang kaya akan budaya, sumber daya alam, dan sumber daya manusianya. Ungkapan tersebut bukanlah sekadar gurauan belaka saja. Akan tetapi realita yang ada masih belum mampu memperlihatkan kebenaran ungkapan tersebut. Kurangnya kesadaran untuk mengeksplorasi kekayaan Indonesia dari berbagai aspek masih menjadi persoalan.

Melalui Ekskursi Arsitektur UI (Universitas Indonesia), Ikatan Mahasiswa Arsitektur UI mencoba menginspirasi masyarakat untuk lebih mengenali negerinya melalui arsitektur Indonesia. Ekskursi Arsitektur UI adalah sebuah program kerja tahunan Ikatan Mahasiswa Arsitektur UI dalam rangka melestarikan kearifan lokal. Kegiatan ini merupakan suatu perjalanan penelitian mahasiswa arsitektur untuk mengenal lingkungan hidup, budaya, dan segala aspek yang terjadi dalam masyarakat suku asli  di Indonesia.

Setiap tahun mahasiswa jurusan arsitektur UI melakukan perjalanan penelitian ke daerah pedalaman Indonesia diantaranya Alor, Mentawai, Sumba, Trowulan, Bali, Bau- Bau, Toraja, Wakatobi dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Mereka melakukan penelitian mengenai keberadaan, cara hidup, dan lingkungan tempat tinggal suku-suku asli di Indonesia. Pada tahun lalu Ekskursi Arsitektur UI melakukan penelitian ke suku Korowai di Papua.

Kami tinggal disana selama beberapa minggu untuk mengeksplorasi arsitektur di Korowai. Melalui rumah adat, kehidupan sehari-hari mereka, bagaimana mereka bertahan hidup dilingkungan mereka dan bagaimana mereka membentuk desanya.” tutur Kanya Pratita Wanaditya, anggota Ekskursi Arsitektur UI ketika diwawancarai Inspirator Freak dalam sebuah acara di Jakarta.

Selama perjalanan eksplorasinya di Korowai, ternyata mereka banyak menemukan permasalahan sosial yang kurang diperhatikan. Seperti dalam bidang pendidikan, di sana ada sekolah tetapi gurunya yang tidak ada. Di bidang kesehatan, suku asli menolak pengobatan yang ada dan menggunakan pengobatan sendiri. Begitu juga dengan maraknya kasus illegal logging yang mengancam kehidupan suku Korowai, serta mengganggu aktivitas mereka.

Menurut Kanya hutan adalah rumah mereka. Semua suku Korowai tinggal di hutan, mencari makan dihutan, rumah mereka pun berada di atas pohon. Keberadaan mereka justru melestarikan lingkungan. Saat mereka menebang pohon pun ada aturannya sendiri, yaitu berdasarkan usia pohon tersebut.

“Setiap kami pulang dan selesai mengunjungi tempat-tempat itu seperti ada titipan isu sosial, pendidikan, lingkungan dan agama yang ternyata jauh lebih penting untuk diceritakan. Kita hanya berusaha mem-blow up ada apa aja dan yang terjadi disana agar orang yang lebih berkapasitas dapat membantu.” tuturnya.

Tak hanya isu sosial yang mereka temui dalam perjalanan. Keunikan-keunikan setiap suku juga mereka temui dan menarik untuk dieksplorasi, khususnya dari aspek arsitekturnya. Suku Korowai misalnya, suku yang baru ditemukan keberadaannya sekitar 35 tahun lalu di pedalaman Papua ini tinggal di rumah pohon yang ketinggiannya bisa mencapai 50 meter dari permukaan tanah.

Untuk membangun sebuah rumah, pohon besar kokoh dipilih sebagai tiang utama dengan cabang pohon sebagai lantainya. Kemudian dilengkapi dengan kulit pohon sagu sebagai dinding dan atapnya dari daun hutan. Untuk menghubungkan bagian-bagian rumah, mereka memilih tali rotan yang kuat. Sebelum menempati rumah itu, mereka akan melakukan ritual malam mengusir roh jahat.

Keunikan lainnya adalah pesta ulat sagu. Pesta ulat sagu merupakan ritual yang dilakukan setiap terjadi kelahiran, perkawinan, dan kematian. Pada momen seperti itu, barang barang bernilai sosial seperti babi, gigi anjing, dan kerang, disajikan kepada kelompok yang menyelenggarakan ritual. Kelompok yang menerima, wajib membalas pada pesta berikutnya.

“Kami mau belajar dari mereka dan kami mengambil sesuatu untuk kepentingan mereka lagi. Kita kesana jadi orang luar dan pergi pun masih orang luar, tetapi kita kasih tahu ke mereka ada bagian dari Indonesia yang masih peduli sama mereka.” ungkap mahasiswi arsitektur UI ini.

Masyarakat adat asli seperti suku Korowai adalah satu dari sekian banyak kekayaan negeri ini. Ayo ekplorasi negerimu dan kenali negerimu agar kekayaan Indonesia tak sekadar ungkapan, tapi kenyataan yang membanggakan.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Editor : Kintan Lestari   Inspirator freak   

LEAVE A REPLY