http://jepang.panduanwisata.id

Pendidikan telah menjadi salah satu prioritas setiap manusia untuk meningkatkan kompetisi dirinya.  Dari ratusan negara di dunia, terdapat 8 negara yang dianggap mewakili sistem pendidikan terbaik di dunia. Mereka diketahui memiliki anggaran dan kualitas pengajar yang tinggi, ditambah dengan sistem pengawasan pendidikan yang baik, tak ayal tercipta negara yang menjadi ‘panutan’ dunia pendidikan. IF mengajak kamu untuk kenal lebih jauh dengan 8 negara itu, yuk Inspirator.

1. Korea Selatan

http://1.bp.blogspot.com
http://1.bp.blogspot.com
Pendidikan gratis disediakan pemerintah bagi anak anak berusia 6-15 tahun. Kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung selama 50jam/minggu. Korea Selatan menjadi negara pertama yang berhasil menyediakan akses internet paling cepat di dunia gratis, kepada para pelajar SD, SMP, SMA. Dinas pendidikan di setiap provinsinya pun membentuk sebuah kelompok pemantau eksternal, yang bertugas mengevaluasi kinerja sekolah setiap tahunnya. Guru di negara yang terkenal dengan tanaman ginseng ini, dievaluasi oleh kepala sekolah. Walaupun sebenarnya, kepala sekolah tidak memiliki kekuatan untuk langsung mengganjar atau menghukum guru berdasarkan evaluasi mereka. Namun, hal itu dilakukan supaya para guru bisa bekerja dengan maksimal dan memperbesar peluang untuk mendapatkan bonus, baik secara finansial ataupun peluang untuk belajar di luar negeri.

2. Jepang

http://j-cul.com/
http://j-cul.com/
Jepang punya standar pendidikan yang tinggi dan merata di seluruh negeri, karena Departemen Pendidikan selalu melakukan pengawasan yang ketat terhadap kurikulum, buku teks, kelas dan mempertahankan tingkat pendidikan yang seragam. Pendidikan SD dan SMP wajib bagi semua penduduk. Sekitar 96% penduduknya lanjut hingga SMA dan 46% lulusan SMA lanjut ke universitas.

3. Singapura

http://www.kesekolah.com
http://www.kesekolah.com
Departemen Pendidikan fokus membantu siswa menemukan bakat dan potensi mereka sendiri dengan menerapkan sistem pendidikan yang fleksibel dan beragam (lihat: strategi singapura hadapi MEA). Mereka memiliki sekolah yang baik dengan pemimpin sekolah dan guru yang berkualitas serta fasilitas terbaik di dunia. Guru dan tugas sekolah berfungsi mendorong murid mengikuti naluri dan keterampilan mereka dan mempromosikannya baik dalam akademik, olahraga atau seni

4. Finlandia

http://assets.kompas.com
http://assets.kompas.com
Negara yang beribukota di Helsinki ini, menerapkan biaya pendidikannya secara cuma cuma, enggak ada seragam dan ujian nasional. Tak hanya itu saja, suasana belajarnya pun santai, murid cuma belajar 30 jam/minggu di sekolah, enggak diberi PR dan enggak ada les. Di balik ‘santainya’ pendidikan di sana, ternyata kunci utama mereka ialah pada kualitas guru yang terbaik. Guru jadi profesi yang sangat dihargai dan persaingan untuk bisa jadi guru sangatlah ketat. Cuma siswa lulusan terbaik yang bisa jadi guru, mengalahkan profesi dokter.

5. Britania Raya

http://uniqpost.com
http://uniqpost.com
Britania Raya yang tidak hanya Inggris saja, melainkan juga Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara memiliki keseragaman dalam sistem pendidikannya. Mereka memiliki lima tahap pendidikan, yaitu pendidikan awal, primer, sekunder, pendidikan lanjutan dan perguruan tinggi. Semua anak berusia 5-16 tahun wajib menerima pendidikan, baik di sekolah resmi maupun home schooling bersama orang tua atau guru. Dalam menjalankan pendidikannya, ada satu kurikulum nasional yang dimiliki, tapi enggak wajib diikuti setiap sekolah, banyak sekolah swasta atau akademi pendidikan yang membuat kurikulum sendiri.

6. Hongkong

http://uniqpost.com
http://uniqpost.com
Pemerintah Hongkong menggangarkan lebih dari 20% APBN untuk pendidikan. Sistem pendidikannya sama seperti di Britania Raya. Sekolah menengah dibagi menjadi tingkat junior dan senior. Setiap tingkat akhir akan ditandai dengan dua ujian, Sertifikat Ujian Pendidikan Hongkong (HKCEE) dan Pemeriksaan Tingkat Lanjutan Hongkong (HKALE). Sekitar 66% dari siswa Hongkong melanjutkan studi lebih lanjut setelah sekolah menengah. Pendidikan di Hongkong sedang menuju sistem yang lebih menekankan pada perhatian dan pengembangan pribadi dengan berusaha mengurangi jumlah ujian.

7. Belanda

log.viva.co.id
log.viva.co.id
Basic school atau pendidikan dasar di Belanda menjadi kebutuhan wajib selama 8 tahun. Anak anak di Belanda yang berusia 5 tahun, menikmati basic schoolnya dimulai sejak grup 1 (TK 0 kecil), grup 2 (TK 0 besar) dan grup 8 selama 6 (SD). Pendidikan dasar ini bertugas menggembleng mental dan menggali bakat siswa dalam suasana belajar yang demokratis dan supportif. Hasil yang tercatat akan memuat 44 butir pendidikan secara detil di buku rapor, sehingga sekolah bisa benar-benar mengenali bakat dan mentalitas murid, karena penjurusan sudah dimulai sejak pendidikan tingkat dasar.

8. Kanada

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/
http://cdn.klimg.com/dream.co.id/
Negara yang berada sebelah utara Amerika Serikat ini, mengeluarkan anggaran pendidikan yang sangat besar setiap tahunnya dan setiap provinsi memiliki tanggung jawab untuk sistem pendidikannya sendiri. Sekolah gratis dibiayai oleh pemerintah. Setelah lulus SMA, murid bisa melanjutkan belajar di Universitas, perguruan tinggi atau bagi mereka yang tinggal di provinsi Quebec, bisa masuk ke Cegep (College of General and Vocational Education) yaitu pendidikan umum dua tahun atau pendidikan teknis selama tiga tahun. Ekonomi dan politik yang stabil sangat mendukung pendidikan di negara ini untuk bisa maju dengan pesat. (Kawanku Magazine 202, Peringkat ini berdasarkan pada hasil survei The World Top 20 Education Poll World Best Education System: 2015 1st Rangking.)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak Penulis : Rianda Rizky Permata Editor    : Arief Alqori   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

 

SHARE
Previous articlePameran Karya Anak Desa Pondok Jengkol by Social Designee
Next articleUK-Indonesia Science & Technology Fund: Perkuat Sains dan Tekhnologi di Indonesia

LEAVE A REPLY