Ilustrasi

Siapa yang tidak suka makan? Makan menjadi ritual yang esensial dalam menyambung rantai kehidupan. Tidak jarang bahkan ketika kita makan, banyak sekali peraturan alias table manner yang harus dipatuhi untuk menjaga suasana khidmat saat makan, misalnya saja tidak boleh berbicara ketika makan, dilarang bersendawa di depan orang saat makan, dilarang bersuara ketika mengunyah dan masih banyak lagi. Setiap negara memiliki kebiasaan tersendiri ketika menyantap hidangan, terutama dalam nuansa kebersamaan. Tata cara makan yang dijalankan di masing-masing negara tergolong unik bahkan aneh. Untuk mengetahui lebih jauh, berikut IF sajikan beberapa kebiasaan unik saat makan yang sering kita anggap aneh bahkan sedikit menjijikan. Let’s find out!

  1. Kuwait

Ilustrasi|sumber: www.huffingtonpost.co.uk
Ilustrasi| sumber: www.huffingtonpost.co.uk
Di negara Kuwait khususnya, dan sebagian negara Arab lainnya, makan dengan lawan jenis di atas meja yang sama ternyata tidak diperbolehkan, lho, kecuali sanak saudara sendiri. Ternyata, makan bersama dengan lawan jenis pada satu meja dianggap tidak sopan dan tidak pantas dalam budaya mereka. Hmm, jadi nggak bisa candle-light dinner sama pacar dong ya?

  1. Perancis

Ilustrasi| sumber: theironyou.com
Ilustrasi| sumber: theironyou.com
Lain lagi kalau di Perancis, ternyata ketika kita makan di restoran di sana, meminta saus/saus tomat kepada chef akan dianggap sebuah penghinaan. Lho, kok bisa?! Karena itu diartikan bahwa makanan yang kita pesan tidak atau kurang enak. Kalau kamu benar-benar menyukai makanannya, kamu harus memuji chef-nya secara langsung.

  1. Tanzania

Kamu orangnya suka ngaret? Sering dimarahin pacar atau teman karena telat mulu pas janjian? Mungkin kamu harus pindah ke Tanzania! Di Tanzania, jika kamu datang lebih awal saat janjian makan justru dianggap tidak sopan. Kamu dianjurkan untuk datang 15-30 menit lebih lama dari janji. Tambahan nih, kalau makannya di atas karpet alias lesehan, kita dilarang mengekspos atau menampakkan telapak kaki kita. Aneh, ya?

  1. Jepang

Kamu penyuka ramen? Atau makanan berkuah lainnya seperti sup? Suka risih dengan suara menyedot mi ramen atau kuah sup alias slurping? Did you know, kalau di Jepang slurping dianggap sebagai pujian bagi chef, karena itu berarti pelanggan sangat menyukai makanannya dan tidak sabar untuk merasakannya di dalam mulut.

  1. Cina

“Hayo, habiskan makannya. Nanti dimakan sama ayam tetangga, lho!”, dulu suka diomelin seperti itu gara-gara makannya enggak pernah habis? Cobalah bertandang ke Cina. Di sana kalau kamu dijamu dan langsung habis tanpa sisa justru dianggap tidak baik. Karena itu merupakan indikasi bahwa sang tuan rumah tidak menyediakan tamunya dengan jamuan yang cukup. Meskipun cacing di perut merongrong ganas, jangan lupa untuk menyisakan sedikit makananmu di piring, ya.

  1. Mesir

Kamu termasuk orang yang jijik dengan bunyi sendawa? Hati-hati kalau makan di Mesir, ya. Karena di sana, bersendawa adalah bentuk pujian terhadap penyaji makanan. Duh, kebayang nggak tuh ramainya suara sendawa dalam restoran di sana.

  1. Polandia

Jika kamu makan ikan bakar di Polandia, jangan membalik-balik ikannya, ya! Menurut dongeng lama di sana, membalik ikan yang kamu makan akan dapat membalik perahu atau kapal nelayan yang memancing ikan itu. Wah, makannya jadi ribet dong? Ya.. itu kalau kamu masih percaya takhayul, sih.

  1. Yaman

Sangat biasa di Yaman kalau kita makan bersama-sama dalam satu wadah atau satu piring di acara pernikahan atau perayaan besar lain. Bukan berarti mereka kekurangan piring. Makan beramai-ramai dalam satu piring melambangkan kebersamaan dan rasa saling berbagi. Asal jangan saling berebut, ya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak Penulis  : Lisa Angelia Editor    : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

 

SHARE
Previous articleHealth Agent Award 2016 by Tropicana Slim
Next articleKenali 8 Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik dalam Pendidikan

LEAVE A REPLY