Jelang Asian Games 2018: Pahami dan Hargai Bendera Nasional Negara Peserta Supaya Tidak Mempermalukan Bangsa Sendiri (3/3 Tulisan)

Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus 2018 memiliki motto “Energy of Asia“, atau Energi Asia. Menurut Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), Erick Thohir, pemilihan motto ini karena beberapa alasan. Selama 10-15 tahun terakhir, Asia menjadi energi global. Secara kultural, Asia juga luar biasa. Contohnya, makanan dan kesenian Asia sudah mendunia. Total ada 45 negara yang mengkonfirmasi keikutsertaan mereka di ajang Asian Games 2018 di Indonesia. Berikut ini bagian tiga, sekaligus terakhir, tulisan tentang bendera resmi negara-negara peserta Asian Games 2018 dan makna benderanya.

Palestina

Bendera nasional Palestina/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi negara Palestina terdiri dari empat warna: merah, hitam, putih, dan hijau. Dr. Mahdi Abdul Hadi, Kepala Lembaga Palestinian Academic Society for the Study of International Affairs menuliskan arti warna-warna bendera itu dalam tulisannya yang berjudul “Evolusi Bendera Arab”.

Warna merah melambangkan bendera pemimpin Islam di Andalusia, menandakan kemenangan suku Muslim Arab di Afrika Utara dan Spanyol.

Warna hitam adalah perlambang panji pasukan tempur Nabi Muhammad. Saat kebangkitan Islam dan penaklukan kota Mekkah, Nabi Muhammad membawa dua bendera, berwarna hitam dan putih. Bendera putih bertuliskan kalimat Tauhid, sedangkan bendera hitam digunakan sebagai ikat kepala komandan perang.

Putih adalah warna bendera Dinasti Umayyah yang memimpin Damaskus selama 90 tahun. Putih menjadi warna simbol Perang Badar. Berbeda dengan Dinasti Abbasiyah yang menggunakan bendera hitam sebagai tanda berkabung, Dinasti Umayyah menggunakan warna putih.

Warna hijau adalah simbol Dinasti Fatimiyyah di Afrika Utara, digunakan sebagai perlambang kesetiaan dinasti ini pada Ali bin Abi Thalib.

Qatar

Bendera nasional Qatar/Foto: Wikipedia Indonesia

Desain bendera nasional Qatar mirip bendera Bahrain. Bendera dwiwarna ini terdiri dari warna merah marun di sisi luar dan putih di sisi tiang. Kedua warna dipisahkan satu pola gerigi yang memiliki sembilan “gigi” putih. Putih melambangkan perdamaian, merah marun melambangkan darah yang tumpah sejak abad ke-19. Sembilan “gigi” putih melambangkan Qatar sebagai anggota kesembilan dari “Emirat bersatu” di Semenanjung Persia pada 1916.

Singapura

Bendera nasional Singapura/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera yang diperkenalkan pada 3 Desember 1959 ini diciptakan komite yang diketuai Wakil Perdana Menteri pada masa itu, Dr. Toh Chin Chye.

Merah melambangkanmakna persaudaraan dan persamaan semuaa manusia. Putih melambangkan kesucian dan kebaikan. Bulan sabit melambangkan negara muda yang sedang maju. Lima bintang melambangkan lima prinsip yang dipegang Singapura: demokrasi, keamanan, kemajuan, keadilan, dan kesaksamaan.

Bendera Singapura dibuat berdasarkan ide mayoritas masyarakat Melayu yang ada di Singapura. Berdasarkan fondasi budaya, Singapura berasal dari budaya Melayu yang lekat dengan Islam, oleh karena itu bendera resmi Singapura mempunyai makna lain selain makna di atas. Bulan sabit melambangkan kejayaan Islam dan lima bintang melambangkan lima Rukun Islam yang dijunjung tinggi.

Sri Lanka

Bendera nasional Sri Lanka/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi negara Sri Lanka disebut dengan nama Bendera Singa. Warna latar belakangnya kuning. Di kiri terdapat bidang persegi panjang vertikal berwarna hijau, lalu jingga. Sementara di bagian tengah hingga kanan terdapat bidang persegi panjang vertikal dengan gambar singa memegang pedang dan empat helai daun pohon Bodhi di sudut-sudutnya. Gambar singa ini terinspirasi dari legenda bahwa Sri Lanka didirikan bangsawan yang datang dari Sinhapura (Kota Singa), India. Daun Bodhi adalah simbol yang identik dengan agama Buddha. Menurut kepercayaan pemeluk agama Buddha, Sidharta Gautama memperoleh pencerahan ketika bertapa di bawah pohon Bodhi. Warna hijau dan jingga berturut-turut melambangkan agama Islam dan Hindu, dua agama minoritas di Sri Lanka.

Suriah

Bendera nasional Suriah/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi Suriah terdiri dari tiga bidang warna horizontal: merah, putih, dan hitam (warna tradisional bendera negara-negara Arab) dengan dua bintang hijau di bidang putih.

Tiga warna ini diadopsi dari warna bendera gerakan Pan-Arab. Khusus warna merah, warna ini juga melambangkan darah pejuang yang gugur. Dua bintang melambangkan persatuan yang sempat terjadi antara Mesir dengan Suriah pada 1958 hingga 1971.

Taiwan

Bendera nasional Taiwan/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi negara Taiwan saat ini adalah bendera yang digunakan Partai Nasionalis (KMT) sejak 1928. Warna latarnya merah dengan miniatur bendera biru dan bergambar matahari putih di kiri atas. Bendera ini diberi nama China Tradisional: 青天、白日、滿地紅, China Ringkas: 青天、白日、满地红, pinyin: qīng tiān, bái rì, mǎn dì hóng (Langit Cerah, Matahari Putih, Seluruh Tanah Merah).

Merah melambangkan pengorbanan dan nasionalisme China. Biru melambangkan kebebasan dan demokrasi. Putih melambangkan kesetaraan. Matahari melambangkan semangat untuk maju. Dua belas segi tiga di sekeliling matahari melambangkan 12 jam dalam sehari. Dalam budaya tradisional masyarakat China, satu jam sama dengan dua jam dalam sistem waktu modern. Simbol matahari putih dan kotak biru juga menjadi lambang Kuo Min Tang, partai penguasa Taiwan saat ini.

Tajikistan

Bendera nasional Tajikistan/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi Tajikistan diperkenalkan pada November1992 setelah Tajikistan menjadi negara merdeka. Bendera ini terdiri dari bidang putih di tengah, diapit bidang merah di atas dan hijau di bawah. Bidang putih lebih lebar daripada bidang merah dan hijau. Di sekeliling mahkota terdapat tujuh bintang. Sejauh ini, belum terdapat informasi resmi tentang makna warna dan simbol bendera resmi Tajikistan.

Thailand

Bendera nasional Thailand/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi negara Thailand dalam bahasa Thai disebut Thong Trairong (bahasa Thai: ธงไตรรงค์). Artinya “bendera tiga warna”. Bendera ini terdiri dari lima bidang horizontal dengan urutan warna merah, putih, biru, putih, dan merah. Ukuran bidang biru di tengah dua kali lebih besar daripada warna lain. Warna merah-putih-biru secara berurutan melambangkan “negara-agama-raja”, semboyan tidak resmi negara Thai. Bendera ini diresmikan pada 28 September 1917.

Timor Leste

Bendera nasional Timor Leste/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi Timor Leste ini mulai digunakan pada 2002. Tanda dan warna bendera serta maknanya menurut Konstitusi Timor-Timur:

– Merah menandakan perjuangan menuju kemerdekaan
– Hitam menandakan ketertutupan yang harus dilawan
– Kuning menandakan sisa-sisa kolonialisme dalam sejarah Timor Timur
– Bintang putih terang melambangkan penunjuk jalan yang benar dan perdamaian.

Turkmenistan

Bendera nasional Turkmenistan/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera Turkmenistan diresmikan pada 24 Januari 2001. Bendera ini terdiri dari bidang-bidang vertikal hijau, merah, hijau lebar. Di bidang merah di sisi kerekan tersusun lima karpet bersinggungan. Bulan sabit putih adalah lambang khas Turkic. Lima bintang kecil melambangkan lima provinsi di Turkmenistan.

Uni Emirat Arab

Bendera nasional Uni Emirat Arab/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi ini dirancang berdasarkan Bendera Pemberontakan Arab yang diciptakan pada 1916 dan dikibarkan pendukung nasionalisme Arab pada masa pemberontakan untuk mendapatkan kebebasan dari pemerintahan Turki Ottoman.

Merah, putih, hijau, dan hitam adalah warna khas Pan Arab. Menurut sejarah, warna-warna ini telah dikaitkan dengan bangsa Arab dan agama Islam selama beberapa abad. Warna-warna tersebut melambangkan kesatuan dan kemerdekaan orang Arab dan dapat ditemukan pada bendera-bendera negara Timur Tengah lainnya.

Usbekistan

Bendera nasional Usbekistan/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera Usbekistan diperkenalkan pada 18 November 1991. Bendera ini terdiri dari bidang berwarna biru muda, putih, dan hijau dengan dibatasi garis merah. Ada simbol bulan sabit dan 12 bintang di latar belakang berwarna biru. Dua belas bintang melambangkan jumlah provinsi di Usbekistan. Bulan sabit melambangkan agama Islam.

Vietnam

Bendera nasional Vietnam/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera resmi Vietnam diperkenalkan pada 30 November 1955. Bintang kuning di tengah melambangkan kepimpinan Partai Komunis Vietnam di negara itu. Lima sudut bintang melambangkan kaum buruh, petani, tentara, cendekiawan, dan pemuda. Merah melambangkan kejayaan dan revolusi.

Yaman

Bendera nasional Yaman/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera Yaman (Arab: علم اليمن‎) disetujui tanggal 22 Mei 1990, pada hari yang sama Yaman Utara dan Yaman Selatan bersatu. Garis berwarna merah, putih, dan hitam juga merupakan bendera Yaman Utara dan Selatan, melambangkan warna khas Pan Arab seperti bendera Mesir, Suriah, Irak, dan lainnya.

Menurut penjelasan resmi, merah melambangkan persatuan dan darah martir yang tumpah. Putih melambangkan masa depan yang cerah. Hitam melambangkan masa lalu yang kelam.

Yordania

Bendera nasional Yordania/Foto: Wikipedia Indonesia

Bendera Yordania (Arab: علم الأردن‎) terdiri dari tiga bidang horizontal (hitam, putih, dan hijau) yang dihubungkan segi tiga merah di kiri. Tiga warna melambangkan Kalifah Abbasiah, Umayyah, dan Fatimiah. Segi tiga merah melambangkan Dinasti Hashemit dan Pemberontakan Arab. Bintang bersudut tujuh, yang merupakan fitur satu-satunya yang membedakan bendera Yordania dari Palestina, memiliki dua arti. Pertama, mewakili tujuh ayat dari Surah pertama Qur’an, dan persatuan rakyat Arab. Kedua, beberapa orang percaya bintang itu merujuk pada tujuh bukit tempat Amman (ibu kota Yordania) dibangun.

Tiga artikel tentang bendera resmi 45 negara peserta Asian Games 2018 telah terbit di InspiratorFreak selama tiga hari berturut-turut. Klik bagian satu dan dua Jelang Asian Games 2018: Pahami dan Hargai Bendera Nasional Negara Peserta Supaya Tidak Mempermalukan Bangsa Sendiri untuk mendapatkan informasi selengkapnya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here