Setiap tahunnya, ada sekitar 20.928 perempuan Indonesia terdiagnosis kanker serviks, dan lebih menyedihkan lagi, 45% diantaranya meninggal dunia. Demikian petikan petisi Prilly Latuconsina, salah satu duta Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) dalam Change.org.

Menurut WHO pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai tujuh kali lipat. Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia.

Virus ini dapat menginfeksi perempuan sejak usia dini. Namun sayangnya masih banyak masyarakat Indonesia belum menyadari tentang penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) ini.

“Sebagai generasi muda yang aktif dan dinamis, kita harus melindungi diri dari virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dengan deteksi dini secara rutin dan vaksinasi HPV sejak dini. Bukan hanya berhenti di kesehatan diri kita sendiri, perlindungan terhadap generasi muda bangsa seharusnya juga dilakukan sejak dini.” tulis Prilly dalam petisi.

Indonesia berada di posisi tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Pasifik untuk jumlah kasus kanker serviks pada tahun 2012. Sayangnya, saat ini vaksinasi HPV belum masuk program imunisasi nasional dari pemerintah. Padahal kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

“Dengan semangat hari Sumpah Pemuda, mari kita bantu misi KICKS dengan menandatangani petisi ini demi akses vaksin HPV yang lebih luas bagi putri-putri Indonesia. Partisipasi kamu, khususnya teman-teman muda, dalam petisi ini sangat berarti.” ajak bintang film Danur ini.

“Mari bersama sebarkan pesan pentingnya vaksinasi HPV dan wujudkan Indonesia yang bebas dari kanker serviks! We are strong together, and we are in this together!”

Inspirator tertarik menandatangani petisi ini? Langsung aja klik link petisi Prilly Latuconsina

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY