Inovasi, Inovator, Kemenristekdikti, dikti
Menteri Ristekdikti, Muhammad Nasir bersama perwakilan perguruan tinggi saat acara penandatangan kontrak inovasi (sumber : Dikti.go.id)

Dalam menghadapi persaingan yang cukup ketat pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pemerintah belum cukup hanya mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan memiliki kompetensi. Inovasi berbasis industri sangat dibutuhkan agar dapat menggerakkan sektor-sektor ekonomi dan menghasikan kompetisi yang kuat untuk Indonesia terhadap masuknya barang-barang dari negara lain. Dalam rangka mendorong inovasi inilah, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan pendanaan kepada 6 perguruan tinggi sebesar Rp. 65 Milyar. Berikut ini merupakan 7 proposal inovasi yang dibayai oleh Kemenristekdikti:

  1. Start Up Industry Benih Padi IPB 3S untuk Mendukung Swasembada Pangan Naisonal, Institut Pertanian Bogor (IPB).
  2. Tehcnomed Factory : Hilirisasi Produk-Produk Alat Kesehatan Unggulan UGM, Universitas Gajah mada (UGM).
  3. Pengembangan dan Produksi Radar Nasional, Insititut Tekhnologi Bandung (ITB).
  4. Teknologi Unggulan Untuk Produksi Biodiesel, Universitas Indonesia(UI)
  5. Perangkat Base Stasion dan Smartphone 4G, Institute Tekhnologi Bandung (ITB)
  6. Pengembangan Industry Perbibitan Sapi Lokal Berbasis Iptek di Maiwa Breeding Centre Unhas, Universitas Hasanuddin (Unhas)
  7. Konsep Inovasi Desain Fish Carrier 30,60,200,300 GT, Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS)

Menurut Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Dr. Ir. Jumain Appe, program inovasi perguruan tinggi dimaksudkan untuk meningkatkan kolaborasi antara akademisi, bisnis, pemerintahan, dan masyarakat. Untuk maksud tersebut, usulan proposal yang diajukan dalam bentuk konsorsium adalah adanya produk inovasi yang diproduksi oleh industri atau usaha-usaha yang memiliki potensi pasar, baik dalam maupun luar negeri, serta memiliki kualitas untuk bersaing di kelas dunia. Selain itu, Kemenristekdikti juga menyiapkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk penelitian atau riset di perguruan tinggi. Tujuannya untuk membangkitkan semangat dosen dan mahasiswa dalam riset. Nah Inspirator, jangan takut berinovasi dan menciptakan hal kreatif. Siapa tahu karyamu bisa menjadi nilai ekonomi dan membuka lapangan kerja di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia siap bersaing dalam MEA. Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Ifa Ikah Editor : Kintan Lestari   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

 

LEAVE A REPLY