Indira Diandra, Mendedikasikan Diri Untuk Hewan Terlantar

hewan terlantar
Indira Diandra, Mendedikasikan Diri Untuk Hewan Terlantar (Foto: Indira Diandra)

Peduli terhadap sesama memang sudah kewajiban setiap dari kita. Tanpa disuruh pun, rasa peduli itu semestinya sudah ada dalam naluri masing-masing manusia. Namun, rasa peduli terhadap binatang? Belum tentu semua orang memilikinya. Apalagi hewan-hewan terlantar yang terkesan kotor dan seakan keberadaannya sering mengganggu aktivitas kita. Tak sedikit orang yang bertindak semena-mena terhadap mereka. Padahal, mereka juga makhluk hidup, sama seperti kita manusia.

Berbeda dengan Indira Diandra. Wanita lulusan School of Design Bina Nusantara ini sangat mendedikasikan dirinya pada hewan, khususnya hewan-hewan terlantar yang ia temui di jalan. Berbagai upaya untuk membantu menyelamatkan hewan-hewan itu telah Indira lakukan, antara lain dengan memberinya makan dan medical treatment seperti vitamin ataupun vaksin, membawa hewan-hewan yang terluka ke dokter hewan, hingga mengadopsi atau mencarikan hewan-hewan tersebut rumah pada orang-orang yang bersedia menjadi adopter.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya selama menjalani aktivitasnya ini, ia menjawab, “Banyak stress dan sedihnya. Terharu pun ada saat hewan yang saya rescue mendapatkan rumah dan orangtua baru yang sangat sayang dan peduli terhadap mereka. Sesederhana melihat foto-foto mereka bahagia di rumah baru dan mengunjungi mereka di rumah baru, dan tau bahwa mereka bahagia.”
Sumber: Indira Diandra

Indira mengatakan bahwa yang membuatnya tergerak untuk melakukan kegiatan ini karena ia melihat dan merasakan sendiri, sudah terlalu banyak kekerasan dan ketidakpedulian manusia terhadap binatang. Lingkungan yang kejam terhadap hewanlah yang membuatnya bergerak sedikit demi sedikit. Sejak ia kecil pun sudah tertanam rasa iba, sayang, dan ingin memberikan hewan-hewan untuk bisa hidup layak dan seimbang.

“Ketidakpedulian manusia adalah inspirasi saya untuk dapat melakukan kegiatan kecil bagi hewan-hewan terlantar ini. Sulit sekali bagi saya bertemu dengan orang yang benar-benar peduli dan bergerak secara nyata. Maka dari itu saya coba bergerak sendiri, sambil mencari teman lewat media sosial yang memiliki pemahaman yang sama seperti saya untuk sharing informasi berguna tentang kesejahteraan hewan karena tidak ada lagi yang mau peduli dan berkorban” ujar Indira.

Untuk menjalani semua ini Indira juga harus melalui banyak tantangan yang tak mudah untuk dilewati. Mulai dari orang-orang yang menggampangkan nyawa hewan hingga yang berfikir, ‘buang aja kucing anjing ke Indira, nanti juga dirawat’. Ia pun juga menghadapi tantangan seperti kekurangan dana yang selalu dibutuhkan untuk membayar makanan kucing jalanan, biaya klinik, biaya obat-obatan kucing jalanan yang ia temukan, dan masih banyak lagi.

Tidak adanya waktu secara leluasa untuk mengurus keseharian kucing jalanan karena harus bekerja full time sebagai graphic designer ini juga cukup menjadi tantangan yang berat. Walaupun begitu, ia tetap berusaha semaksimal mungkin, salah satunya dengan cara menitipkan hewan-hewan itu di klinik sampai masa pemulihan dan mendapat adopter.

Sumber: Indira Diandra

Habit khusus yang ia bangun selama ini adalah lebih ke mindset bahwa rejeki mereka yang berkekurangan ada di kita yang memiliki kekuatan lebih untuk menolong. Tidak perlu menunggu orang lain untuk menolong dan memberi, bisa dimulai dari kita sendiri dengan langkah kecil.

“Jangan hanya bergantung pada orang-orang seperti saya, semua orang bisa kok. Tanah ini kan diciptakan bukan hanya untuk manusia saja. Ada makhluk lain yang ingin berbagi tempat, makanan, dan berteduh. Mereka punya hak yang sama untuk hidup layak. Kita sebagai manusia yang memiliki nurani dan akal yang seharusnya menciptakan kehidupan yang seimbang, selaras, dan dengan welas kasih,” tambahnya.

Indira memiliki mimpi agar manusia dapat hidup berdampingan, lahir dengan hati dan pandangan baru terhadap kesejahteraan makhluk lain, termasuk hewan. Ia juga menginginkan masa depan dimana semua makhluk hidup dapat hidup berdampingan dengan tentram, tidak ada penyiksaan, dan tidak ada lagi ketidakpedulian akan nyawa setiap makhluk hidup.

“Tanah ini tidak hanya untuk manusia. Berbagilah jangan hanya dengan sesama.” – Indira Diandra

(II)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here