Inbox Kamu Selalu Penuh? Berikut Ini Cara untuk Membersihkannya

Kamu punya berapa akun email, Inspirator–tiga, atau empat? Atau jangan-jangan malah hanya satu sehingga inbox kamu selalu penuh? Jika kamu hanya punya satu akun email untuk semua aplikasi atau web yang kamu ikuti, misalnya untuk berlangganan newsletter atau recovery akun media sosialmu, tidak heran kalau inbox kamu selalu penuh.

Kamu pening melihatnya? Tenang, Inspirator, berikut ada cara untuk mengurangi jumlah email masuk yang membuat inbox kamu selalu penuh.

Berhenti berlangganan

Sumber: https://seopressor.com/

Jika kamu mendaftar di satu aplikasi atau berlangganan newsletter laman tertentu yang menarik minatmu, secara otomatis kamu berlangganan untuk mendapatkan berita-berita terbaru dari aplikasi dan/atau laman itu. Tetapi, coba kamu hitung, kamu berlangganan berapa banyak laman? Misalkan 20, maka setiap hari kamu bisa menerima minimal 20 email. Bagaimana kalau seminggu, sebulan, dan seterusnya?

Solusinya? Teliti aplikasi dan laman mana saja yang tidak lagi kamu minati atau kunjungi, lalu pilih opsi unsubscribe. Di akhir setiap newsletter yang kamu terima selalu ada tombol unsubscribe. Klik ikon itu dan ikuti instruksi selanjutnya.

Kategorikan email masuk secara otomatis

Sumber: https://www.extendoffice.com/

Kamu tetap ingin menggunakan satu akun tapi tidak ingin semua jenis email masuk menumpuk di inbox? Akali dengan cara membuat folder kategori. Misalnya, kamu ingin memfilter email berlangganan bahan makanan. Masuk ke menu pengaturan dan filter alamat email apa saja yang akan diarahkan ke folder itu.

Dengan mengaktifkan pengkategorian otomatis, inbox kamu pasti tidak terlalu penuh lagi.

Buat akun email khusus

Sumber: http://www.hello2hosting.com/

Kamu punya bisnis, tapi hanya punya satu akun email? Sebaiknya kamu membuat akun terpisah untuk akun bisnis dan akun pribadi. Cara membuat akun email gratisan secara umum sangat mudah, dalam waktu singkat kamu sudah bisa punya akun email baru. Meskipun akunmu beryambah, tapi dijamin suratmu tidak bercampur-aduk lagi.

Bagaimana, Inspirator? Kamu bisa memilih satu dari tiga saran di atas jika inbox kamu selalu penuh. Semoga setelah ini inbox kamu bersih dari tumpukan email tidak penting. Atau mungkin kamu punya cara lain untuk membersihkan sampah email? Sila tinggalkan komentar, ya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here