Supir taksi dan angkutan umum berdemo menolak adanya transportasi online seperti uber dan grab, namun sangat disayangkan demo tersebut justru mengarah ke arah kekerasan sehingga mengakibatkan banyak mobil taksi maupun armada transportasi online yang rusak. Tidak terima dengan hal ini, maka pasukan gojek juga melakukan balasan serupa. Sehingga bisa dibilang terjadi unjuk kekuatan antar kubu. Siapa yang paling dirugikan? Jelas masyarakat! Selain karena tidak dapat terangkut karena pada mogok, jalanan jadi sangat macet dan juga yang parahnya adalah mereka  yang tidak tahu apa-apa tapi harus “diteror” berhenti di jalan karena kena sweeping dari para pendemo. Hal ini jelas meresahkan masyarakat dan kini masyarakat takut adanya “serangan susulan” antar armada karena balas dendam. Padahal baik ojek online atau taksi mau tidak mau pasti akan bersimpangan di jalan. Di tengah keresahan yang ada, Nadiem Makariem yang merupakan bos dari GO-JEK membuat sebuah video dengan pesan yang sangat jelas bahwa kekerasan tidak dibenarkan dalam hal apapun! Semoga video ini bisa ditonton oleh banyak pihak khususnya supir gojek agar tidak melakukan tindakan balasan yang akan merugikan berbagai pihak. Silahkan sebarkan artikel ini agar banyak pihak yang menonton dan bisa menahan diri dalam melakukan aksi perbuatan.   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY