Hati-Hati, Ini 4 Jenis Perilaku Bullying yang Harus Kamu Tahu!

Photo: idntimes.com

Inspirator mungkin sudah tidak asing dengan kata bullying atau perundungan. Tindakan menyakiti dengan kekerasan ini terbagi menjadi empat jenis. Yuk, kenali satu per satu jenis perilaku bullying ini supaya kamu bisa lebih waspada.

1. Fisik

Photo: elbullying15.blogspot.com

Sesuai namanya, bullying ini melibatkan kontak fisik seperti mendorong, memukul, menendang, dan sebagainya. Kalau barang milikmu dilempar atau dirusak juga masuk kategori ini. Jika bullying fisik ini terjadi terus menerus, akan semakin parah dan membahayakanmu lho, Inspirator. Segera laporkan pada orangtuamu, guru, atau orang dewasa lainnya, ya.

2. Verbal

Photo: idntimes.com

Verbal bullying sering terjadi tanpa kamu sadari. Mungkin temanmu hanya bercanda sambil melontarkan kata-kata yang menyerang kekurangan fisik atau ras–misalnya, si hitam atau si gendut. Nah, kamu harus tahu ya, kalau ini termasuk verbal bullying meskipun tanpa disadari. Kalau kamu sering tanpa sengaja mengatakan hal ini ke temanmu, sebaiknya hentikan mulai sekarang.

3. Sosial

Photo: drphil.com

Kamu pernah ditatap secara sinis oleh orang lain? Atau, keburukanmu dibicarakan teman-teman sekolah? Hati-hati, ini termasuk bullying sosial dan biasanya dilakukan di belakangmu. Menatap orang dengan sinis, membicarakan seseorang saat dia lewat, dan menyebarkan kekurangan seseorang ke orang lain termasuk ke bullying sosial lho, Inspirator.

4. Cyber bullying

Photo: digitaltrends.com

Bullying jenis ini dilakukan melalui aplikasi chat, media sosial, dan SMS. Misalnya, orang lain mengirimkan kata-kata atau gambar yang menjelekkanmu melalui media sosial atau menyebarkan kejelekanmu di Internet.

Itulah empat jenis perilaku bullying yang sering terjadi. Kalau kamu mengalami tindakan kekerasan seperti di atas, segera laporkan pada orang lain. Jangan ragu untuk mulai melawan perilaku bullying dan jangan sampai kamu ikut-ikutan melakukan bullying. Karena bullying itu sangat tidak keren, Inspirator! Nah, kamu sudah siap melawan bullying?

Jika kamu menjadi korban bullying, ada satu cara manis yang bisa kamu lakukan untuk “membalas” perilaku negatif orang-orang yang merisakmu, yaitu meraih prestasi gemilang yang jauh melampaui mereka–seperti yang dilakukan Winnie Harlow, yang kisah bullying-nya berakhir happy ending.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here