Hanauli, Wujud Keindahan Dan Kekuatan Kain Ulos Karya Jenahara

    kolaborasi-bekraf-dengan-6-desainer-ifw-ini-tampilan-tenun-masa-kini
    Koleksi Hanauli yang mengangkat keindahan kain Ulos.

    Terinspirasi dari kekuatan dan keberanian seorang wanita, perancang busana muslim, Jenahara menuangkannya dalam  kain tenun khas Batak, Ulos di ajang Indonesia Fashion Week 2017. Koleksi bertajuk Hanauli, diambil dari bahasa Batak yang berarti keindahan, Jenahara ingin mengangkat keindahan kain Ulos dengan sentuhan khas Jenahara Black Label (JBL).

    Tetap konsisten dengan ciri khasnya yang menggunakan warna-warna monotone, kain ulos yang dipilih untuk show JBL didominasi oleh warna hitam dan merah maroon bermotif garis yang masih sangat selaras dengan brand JBL sendiri.

    jenahara
    Foto: Instagram.com/jenaharanasution/

    Motif kain ulos yang memiliki kesan ketegasan dikombinasikan dengan cutting baju yang edgy, simple serta minimalis, namun tetap menunjukkan kekuatan dan keberanian. Ini pertama kalinya Jenahara mengolah kain ulos dalam koleksinya.

    “Sudah pasti berbeda treatment dengan mengolah kain polos. Bagaimana saya menuangkan DNA Jenahara Black Label pada kain tradisional tanpa menghilangkan meaning dari kain itu sendiri,” ujar Jenahara dalam konferensi pers.

    Tantangan terbesar mengolah kain ulos adalah karena kain tradisional memiliki nilai seni yang tinggi sehingga mengolahnya tidak bisa sembarangan. Pemotongan kainnya pun harus hati-hati.

    Koleksi kali ini memiliki arti yang cukup mendalam bagi Jenahara. Melalui labelnya, Jenahara berharap bisa menyuguhkan tampilan busana tradisional dengan style yang berbeda.

    Keep Breathing, Keep Inspiring!

    Inspirator Freak

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here