Asean Economic Community (AEC)
ASEAN Economic Community

Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki keunikan. Tidak cukup hanya mendapatkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) sempurna dengan nilai 4.00. Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc mengatakan hal itu saat memberi motivasi kepada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terkait persiapan diri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Prof Edy mengatakan bahwa pelaksanaan MEA ini, siap atau tidak siap harus dijalani masyarakat Indonesia. “Oleh kita ingin memotivasi mereka agar siap menghadapi perubahan di negara ini dan dunia, ini tidak bisa kita sikapi dengan biasa, harus kerja keras,” kata Edy di sela-sela kuliah umum bertema “Tantangan Perekonomian Indonesia Kini dan MEA”, Kamis (24/3/2016) di aula lantai III kampus I UMRI tersebut Ia menyebutkan, selain IPK yang baik, mahasiswa juga harus memiliki kunikan, atau skil yang bisa diandalkan, harus memiliki sepsifik keahlian, mengusai bahasa asing, serta mampu berkomunikasi dengan baik. “Ini hanya bisa dilakukan oleh mahasiswa dengan dia belajar sendiri, karena tidak semua diberikan pihak Universitas, kita atau mahasiswa itu sendiri yang harus punya keinginan untuk terus mengasah kemampuan diri,” pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama Rektor UMRI, Mubarak menyebutkan bahwa kehadiran MEA pada saat ini sudah tidak bisa dibendung lagi, oleh karena itu masyarakat Indonesia khususnya para generasi muda harus mulai mempersiapkan diri agar tidak menjadi generasi yang tertinggal dan kalah saing dalam persaingan regional ASEAN ini.  

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak Sumber : Riau Book Editor    : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY