Gebyar Ekonomi Syariah

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam School Economics and Banking Institute (STEI SEBI) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Ekonomi Syariah (GES). Sebelumnya, telah diselenggarakan GES Goes to Nusantara, acara tersebut telah sukses dilaksanakan di beberapa provinsi diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta telah memasuki beberapa daerah di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Dengan dilakukannya GES Goes to Nusantara ini diharapkan akan melahirkan para pejuang baru yang akan membangun ekonomi Islam di Indonesia. Acara puncak GES 10 ini dimulai pada tanggal 8 Mei 2015, GES menyelenggarakan Pelatihan UMKM yang bertempat di aula kampus, Depok. GES menggelar finance training dengan mengusung tema Pemberdayaan UMKM untuk Indonesia Berdikari. Acara yang ini menghadirkan Budi Arsinto selaku General Manager Micro Business BNI Syariah dan Dadang Romansyah, SE, AK., MM, SAS selaku seorang pakar keuangan dan salah satu Dosen STEI SEBI. “Ekonomi syariah itu simple, pokoknya ya harus sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah serta jangan lakukan apa yang dilarang dalam muamalah, syarat syarat akad pun tidak boleh diakal-akalin karena ketika kita melakukan transaksi dan kita pun berakad, namun akad itu bukan sekedar akad dengan manusia, melainkan akad yang nantinya kita pertanggung jawabkan kepada Allah,” papar Budi Arsinto. GES 10 dimeriahkan dengan berbagai lomba baik untuk ekternal maupun internal, seperti lomba futsal, poster, hingga Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN). Pada Jumat (13/5), diadakan babak semifinal OESN untuk tingkat sekolah dan perguruan tinggi negeri dan swasta. Semifinal tingkat sekolah diikuti oleh 12 tim dari 10 sekolah dan 5 provinsi yang sebelumnya sudah dilakukan babak penyisihan dari 63 tim dari 30 sekolah dan 11 provinsi. Sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi diikuti oleh Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (UNAIR), STEI TAZKIA, ESQ Business School, Universitas Brawijaya, dan lain-lain. Menariknya untuk tingkat perguruan tinggi 4 tim didominasi oleh tim Mocafers, The Relaxing Bath, Power Purpel, dan JSC Group dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Perlombaan tersebut bukan hanya sekadar perlombaan saja melainkan juga memiliki harapan untuk menyebarkan ekonomi syariah khususnya untuk mahasiswa. Selain itu, ini juga sebagai ajang promosi bisnis yang mereka tengah jalani, seperti yang disampaikan oleh Refa Ulviana Ilyas dan Elnur Fajrah dari kelompok Sarang Jasa dari ESQ Business School Jakarta. Acara ini juga diisi dengan Tilawatil Qur’an, penampilan nasyid, talkshow, seminar UMKM, penampilan perfomance SEBI dari RAPP, dan penampilan lainnya juga dari beberapa komunitas. Pada 14 Mei dilaksanakan pengumuman pemenang OESN, juara pertama dimenangkan oleh  SMKN 20 Jakarta, juara kedua diraih oleh SMK Yapin 2, dan juara ketiga yang di raih oleh SMK Yapia. Untuk tingkat perguruan tinggi, tim Sarang Jasa dari ESQ Bussiness School sebagai juara pertama. Juara kedua diraih oleh tim Power Purple dari Institut Pertanian Bogor dan juara ketiga diraih oleh tim JSC Group dari Intitut Pertanian Bogor. Dalam acara seminar yang dihadiri oleh keluarga Gen Halilintar. Menurutnya dalam menjalankan bisnis syariah, ada tiga mainpower, yaitu believe, love, dan one vision. Ketiga hal tersebut wajib dilakukan demi keberlangsungan bisnis syariah di Indonesia, dengan tidak lupa untuk terus ingat kepada Allah. Acara puncak ini juga disuguhi oleh penampilan guest star, yaitu Sakatalu. Permainan alat musik dari peserta salah satu ajang pencarian bakat di televisi swasta ini sangat menarik perhatian banyak orang. Acara puncak GES ditutup dengan sujud syukur di depan panggung utama yang di pimpin oleh Rizal Al Aziz, selaku ketua pelaksana GES 10.   Keep Breathing, Keep Inspiring! Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspiratorfreak web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

SHARE
Previous articleCareer Expo by Universitas Pelita Harapan
Next article5 Fakta Unik Bahasa Indonesia Yang Belum Banyak Orang Tahu

LEAVE A REPLY