Fierrany Halita, Animator Muda Yang Menjomblo Demi Masa Depan

Fierrany Halita, Animator Muda Yang Menjomblo Demi Masa Depan
Fierrany Halita saat menerima penghargaan Inamafest 2016. (Foto: Dok. Pribadi)

Melihat perubahan dunia dari sudut pandang sebuah pohon, Film Animasi Aquiescence berhasil memikat perhatian juri Inamafest 2016 dan menyabet gelar Animasi Terbaik Non Professional. Tetapi Inspirator tahu gak sih jika film animasi ini ternyata  karya tugas akhir kuliah sang animator yang dikerjakan sendiri. Yuk, kenalan dan cari inspirasinya dari animator muda berbakat ini.

Adalah Fierrany Halita, konseptor, sutradara sekaligus animator dari film animasi Aquiescence. Film animasi Aquiescence merupakan karya pertama dari project tugas akhir Fierrany saat menempuh pendidikan Visual Communication Design Animation di Binus University.

“Saya sangat senang mengeksplor sesuatu yang baru dan membuat sebuah karya yang berbeda dari yang lain. Di film ini misalnya, karakter animasi yang saya buat pasif, tetapi environmentnya aktif. Di dalam cerita ini karakter pohonnya diam tetapi environmentnya yang berubah.” tuturnya. Sebelum memulai project ini, Fierrany pun memutuskan untuk mendata segala kelemahan dan kelebihan dari skillnya

“Saya sadar akan kelemahan saya sehingga saya mencoba untuk menggunakan kelebihan yang saya punya untuk membuat sebuah projek ini dan bisa mencapai hasil hampir sesuai yang saya inginkan.” tambahnya.

Fierrany Halita, Animator Muda Yang Menjomblo Demi Masa Depan
Foto: Hellomotion.com

Film animasi yang awalnya ia kerjakan untuk memenuhi syarat kelulusannya tak disangka bisa menembus beberapa festival film dan mendapatkan penghargaan seperti Inamafest, Indonesian Short Film Festival (ISFF), 1st Winner Animation Category di Josiah Media Festival-Texas, dan 1st Winner Sticker Competition oleh Asik App.

Menjomblo Demi Masa Depan

Jika kebanyakan anak muda galau karena status jomblonya, berbeda halnya dengan Fierrany. Ia justru memilih menjomblo demi masa depannya. Bahkan banyak waktu yang ia korbankan untuk fokus mengerjakan projectnya.

“Waktu hangout dengan teman-teman jadi bekurang, tidak ada waktu yang namanya pacar-pacaran. Kadang sedih ngeliat orang setiap weekend pergi jalan sama pacarnya atau sama teman-temannya. Tetapi saya harus berjuang untuk menyelesaikan project agar hasilnya maksimal.” Ujar pengidola Rini Sugianto ini.

“Usaha saya selama ini ternyata tidaklah sia-sia. Setiap hari saya tekun menonton tutorial, menonton short movie untuk memperbanyak referensi, serta mengasah skill. Menurut saya, jam terbang sangatlah penting untuk pencapaian sesuatu.” Ungkapnya. Ia pun menambahkan bahwa peran yang paling besar dalam pencapaiannya adalah orang tua dan dosen pembimbing.

“Selalu ingat bahwa sebesar apapun perjuangan yang kita lakukan, janganlah putus asa karena semua itu tidak akan sia-sia. Apapun yang kita tanam maka akan kita tuai pada kemudian hari. Memang butuh proses untuk sebuah pohon berbuah, tetapi jika kita terus berusaha, maka buah itu akan tumbuh dan kita nikmati di kemudian hari. Jadi jangan pernah berhenti berjuang yah guys. Procrastinate kills our dream, remember that!” pesannya.

Penasaran dengan karya animasi Fierrany, chek this out Aquiescence

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here