Fenomena Di Dunia Terkait Internet of Things–Busana Cerdas Segera Hadir

Foto: Internet of Things/bigstartups.in

Istilah Internet of Things (IoT) atau Internet of Everything (IoE) akan semakin sering disebut pada hari-hari ke depan. Banyak orang bertanya-tanya, apa maksudnya IoT/E? Apakah IoT/E sebuah sistem, konektivitas, benda, atau apa? Inspirator semua, baik termasuk generasi milenial atau bukan, tidak boleh bingung tentang IoT/E.

Dalam bahasa sederhana, Internet of Things merujuk pada semua peralatan atau benda yang terhubung ke Internet, misalnya smart phone, smarth watch, dan smart TV. Semua peralatan ini bisa menghimpun dan meneruskan data melalui Internet, memberikan kontribusi pada dunia kita yang menampung data dalam jumlah besar.

Fenomena Internet of Things

Peralatan cerdas sudah semakin mengambil bagian penting dalam kehidupan kita dan mengubah dunia di banyak sisi. InspiratorFreak menghimpun tulisan Bernard Marr, Kontributor Forbes, tentang 17 fenomena terkait IoT/E.

Foto: Internet of Things/BetaNews

1. Sebagian besar orang tidak, atau belum, tahu apa yang dimaksud dengan Internet of Things/Everything.

2. ATM dianggap sebagai bagian dari peralatan IoT pertama, dan sudah online sejak 1974.

3. Tahun 2008 sudah lebih banyak benda yang terhubung ke Internet daripada orang.

4. Tahun 2015 sudah ada lebih dari 4 miliar benda yang terhubung ke Internet.

5. Beberapa orang memprediksi pada 2020 jumlah benda yang terkoneksi ke Internet bisa melampaui 50 miliar.

6. Pada 2015, lebih dari 1.4 miliar smartphone dikapalkan, dan pada 2020 akan terdapat lebih dari 6 miliar pengguna smartphone.

7. IoT akan menghubungkan banyak peralatan di rumah kita, mulai dari termostat cerdas hingga kulkas cerdas.

8. Pada 2020, seperempat miliar kendaraan akan terkoneksi ke Internet. Ini memberikan kemungkinan yang benar-benar baru untuk layanan di dalam kendaraan dan penyetiran otomatis.

9. Google sudah menciptakan mobil yang bisa berjalan tanpa sopir.

Busana cerdas? Coming soon!

Foto: Internet of Things/bigstartups.in

10. Pasar global untuk peralatan yang dipakai di tubuh tumbuh sebesar 223 persen pada 2015.

11. Busana yang terkoneksi ke Internet akan segera hadir. Diperkirakan sebanyak 10.2 miliar unit busana cerdas akan dikapalkan pada 2020, yang pada 2013 hanya sebanyak 140 ribu unit.

12. Pasar untuk label Radio Frequency Identification (RFID) pada 2015, yang digunakan untuk meneruskan data dengan tujuan mengidentifikasi dan melacak objek, bernilai 11.1 miliar dolar Amerika. Angka ini diprediksi naik menjadi 21.9 miliar dolar pada 2020.

13. Koneksi mesin-ke-mesin akan bertumbuh dari 5 miliar pada awal 2015 menjadi 27 miliar pada 2024. China mengambil bagian sebesar 21 persen dan AS 20 persen.

14. General Electrics percaya Internet of Things akan menambah GDP global sebesar 10-20 triliun dolas AS hingga tahun 2035.

15. Menurut estimasi yang dibuat McKinsey Global Institute, IoT akan membawa pengaruh kuat di bidang ekonomi hingga sebesar 11 triliun dolar AS pada 2025.

16. Memiliki dapur yang terkoneksi ke Internet bisa membuat industri makanan dan minuman menghemat sebesar 15 persen per tahun.

17. CISCO (lembaga terdepan dalam teknologi informasi dan jejaring) percaya IoT bisa menghasilkan 4.6 triliun dolar AS hingga 2025 untuk sektor publik, dan 14.4 triliun dolar untuk sektor privat.

Sejak penemuannya, Internet telah mengubah dunia menjadi lebih baik. Jangan khawatir ketinggalan, setiap orang pasti menemukan cara untuk beradaptasi sesuai tingkat kebutuhannya.

Sekarang kamu tahu apa maksudnya Internet of Things/Everything. Bagikan tulisan ini supaya semakin banyak orang yang tahu, ya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here