Fakta Terbaru Indonesia di ASEAN
Ilustrasi

Bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, World Economic Forum merupakan non profit foundation yang bermarkas di Jenewa menghadirkan para pakar yang berkecimpung di dunia ekonomi dan bisnis di negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk berdiskusi membahas tentang isu-isu yang tengah dihadapi ASEAN saat ini. Beberapa isu yang dibahas meliputi keberagaman yang ada di ASEAN, seperti infrastruktur, jenis pekerjaan, hingga peran teknologi digital dalam perkembangan ekonomi. Turut hadir dalam acara yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 Juni 2016, mantan Menteri Perdagangan serta Menteri Koperasi dan UKM Indonesia, Mari Elka Pangestu.

World Economic Forum on ASEAN 2016
Panel diskusi ASEAN dan The Big Picture | Sumber: YouTube World Economic Forum
Selain menampilkan perbincangan para pakar di bidang ekonomi terkait beberapa isu di atas, World Economic Forum juga merilis beberapa fakta tentang negara-negara ASEAN terkait 3 hal, yaitu upah minimum, persaingan ekonomi, dan pertumbuhan populasi. Untuk para Inspirator, yuk simak kiprah Indonesia dalam 3 hal tersebut!

1. Upah Minimum

Upah minimun Indonesia tertinggi keempat di Indonesia, fakta terbaru Indonesia di ASEAN
Ilustrasi | Sumber: www.togetherabroad.nl
Menurut data yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia masuk ke dalam jajaran 5 besar di negara-negara ASEAN dengan jumlah upah minimum (minimum wages) tertinggi bersama Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Indonesia berada di posisi keempat, dengan jumlah upah minimum 1,67 USD per jam atau sekitar 22.493,90 per jam. Filipina menjadi negara di ASEAN dengan jumlah upah minimum tertinggi, yakni 2,95 USD per jam atau sekitar 36.611,09 rupiah per jam.

2. Persaingan Ekonomi

ekonomi Indonesia
Ilustrasi | Sumber: http://newsletter.marsindonesia.com/
Dari segi persaingan ekonomi, Indonesia kembali masuk ke dalam 5 negara ASEAN yang paling bersaing secara ekonomi. Indonesia berada di urutan keempat negara ASEAN dan berada di urutan ke-37 di dunia (menurut Global Competitiveness Index 2015). Singapura berada di urutan pertama di wilayah ASEAN dan urutan kedua di dunia. Persaingan ekonomi yang melibatkan tenaga kerja membuat Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengusulkan adanya upah minimum yang pasti untuk para tenaga kerja ASEAN agar tidak ada tenaga kerja yang dirugikan. Usulan ini didukung negara-negara ASEAN lainnya, yaitu Kamboja dan Vietnam.

3. Pertumbuhan Populasi

Batam termasuk pertumbuhan ppopulasi tertinggi kesembilan di ASEAN
Batam, Indonesia | Sumber: http://www.detaksumut.com/
Dua kota di Indonesia, yakni Batam dan Jakarta masuk ke dalam jajaran kota di ASEAN dengan pertumbuhan populasi tercepat. Batam berada di urutan kesembilan dengan pertambahan populasi +9 per jam dan Jakarta di urutan kedua dengan pertambahan populasi +24 per jam (data menurut Population Growth per Hour, 2010-2030).   Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis: Lulu Fakhriyah Editor  : Siti Ayu Handayani

Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY