Petani
Farmer Hunt

CROWDE hadir dengan program Farmers Hunt di bulan November 2017 ini. Bersama beberapa organisasi kepemudaan mahasiswa yaitu, AIESEC (Global Leadership Organization), Young On Top (National Leadership Organization), dan IAAS (International Association in Agriculture Related of Science). Peserta program ini nanti akan melalui beberapa tahapan, mulai dari belajar menganalisis bisnis pertanian, melakukan pitching, pemanfaatan media sosial untuk kampanye sosial dan pelaksanaan proyek pertanian bersama petani lokal. Pendaftaran sendiri dimulai dari tanggal 17 Oktober 2017 sampai dengan 17 November 2017.  Adapun kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan di empat kota, yaitu :

  • Bandung (Universitas Padjadjaran) dilaksanakan pada tanggal 21 November 2017.
  • Solo (Universitas Sebelas Maret) dilaksanakan pada tanggal 24 Novmber 2017.
  • Jember (Universitas Negeri Jember) dilaksanakan pada tanggal 27 November 2017.
  • Bogor (Institut Pertanian Bogor) dilaksanakan pada tanggal 30 November 2017

Di masing-masing  kota, acara akan dibuka dengan workshop dengan pembicara dari kalangan pemuda yang telah turut aktif berkontribusi pada sektor pertanian Indonesia. Kemudian akan dilanjutkan dengan pitching session dimana para peserta akan melakukan pitching mengenai proyek pertanian mereka.

“Kami yakin program ini bisa menjadi wadah bagi anak muda, khususnya mahasiswa untuk bisa bekontribusi dan berinovasi di sektor pertanian Indonesia. Seperti yang kita ketahui, di sektor pertanian, 70% para pelakunya khususnya petani berada pada usia di atas 40 tahun. Ini menunjukkan bahwa adanya permasalahan regenerasi pada sektor pertanian.” demikian dijelaskan oleh Herisiswanto, Business Development CROWDE yang sekaligus inisiator pelaksana program Farmers Hunt.

Yohanes Sugihtononugroho, CEO CROWDE mengatakan, “Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kami ingin terus berkontribusi dalam mengantar masyarakat memasuki era teknologi digital khususnya pada sektor pertanian dan keuangan melalui berbagai program. Farmers Hunt merupakan program yang sangat bagus yang bisa menjadikan solusi untuk mendukung anak muda negeri ini, khususnya generasi millenials untuk berkontribusi sekaligus berinovasi pada sektor pertanian. Program ini sekaligus sejalan dengan keinginan CROWDE untuk terus mendorong berkembangnya industri pertanian yang bersumber dari inovasi-inovasi anak-anak muda Indonesia.”

Yohanes menambahkan, teknologi digital membuka peluang yang sangat luas bagi masyarakat untuk mendapatkan solusi atas berbagai usaha untuk maju dan berkembang, termasuk memperbaiki kualitas hidup. Kita, para anak muda, sebaiknya bisa memanfaatkan teknologi ke arah yang lebih positif. Dengan semakin mudah setiap orang terkoneksi baik dalam masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia melalui internet di era digital, maka akan banyak hal yang positif yang bisa didukung secara bersama-sama, sesuai dengan spirit masyarakat Indonesia “Gotong Royong”.

Farmers Hunt adalah workshop dan project kompetisi tentang kampanye penggalangan dana yang dilakukan dengan cara crowd-investing. Istilah crowd-investing mengacu pada sebuah konsep pendanaan kolaboratif. Melalui Farmers Hunt, tim CROWDE berbagi tips, pengalaman berkampanye, baik secara online maupun offline, dan faktor-faktor menentukan kesuksesan sebuah proyek. Farmers Hunt program yang tahun ini pertama kali dilaksanakan oleh CROWDE dengan tujuan merangkul para anak untuk mulai berkontribusi di sektor pertanian sehingga terciptanya regenerasi dan juga inovasi dari karya anak muda Indonesia pada sektor pertanian.

Bagi mahasiswa yang tertarik bergabung dalam program Farmer Hunt. Dapat mengakses link berikut http://bit.ly/FARMERHUNT atau mengunjungi www.crowde.co untuk mengetahui informasi selengkapnya. Pemenang program Farmer Hunt nantinya adalah tim  yang dapat mengumpulkan poin terbanyak di setiap kotanya. Program ini akan berlangsung selama 6 bulan dan akan dilaksanakan dua kali setiap tahunnya.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

@Inspiratorfreak

LEAVE A REPLY