Coba Amati Kukumu, Mereka Mungkin “Bilang” Sesuatu Tentang Kesehatanmu

Coba amati kukumu, mereka mungkin “bilang” sesuatu tentang kesehatanmu.

Coba amati kukumu, Inspirator. Kamu merasa nggak, mereka mungkin “bilang” sesuatu tentang kesehatanmu? Apakah warna kukumu kekuningan? Atau kebiruan? Retak-retak? Bergelombang? Berbintik putih?

Kukumu bisa memberikan indikasi awal tentang kondisi kesehatanmu. Mari kita simak apa yang perlu kamu antisipasi terkait itu.

Kuku kuning

Memiliki kuku kuning sangat lazim terjadi; ini mengindikasikan keberadaan jamur penyebab infeksi. Meskipun begitu, patut diantisipasi bahwa warna kuning bisa saja muncul bisa saja karena diabetes, gangguan tiroid, atau masalah paru-paru. Dr. John Anthony, MD, ahli kulit dari Cleveland Clinic, mengatakan merokok juga bisa menciptakan noda di kuku, jadi masalah kuku kuning bisa diatasi dengan berhenti merokok.

Kuku retak

Permukaan kuku yang kering bisa menjadi penyebab kuku rapuh. WebMD mengemukakan bahwa gangguan tiroid juga bisa mengarah pada kerusakan kuku. Hipotiroid–kondisi ketika tiroid tidak memproduksi hormon dalam jumlah cukup–juga bisa membuat kuku retak.

Kuku cekung

Photo credit: https://www.healthline.com/health/skin-disorders/nail-pitting

MedicineNet mengatakan orang yang kukunya cekung mungkin memiliki lapisan permukaan kuku yang buruk dan rusak. Kondisi ini bisa disebabkan psoriasis (semacam penyakit kulit kronis). Lima puluh persen orang yang menderita psoriasis bisa memiliki kuku seperti ini. Coba amati kukumu; jika cekung dalam jangka waktu lama, segera konsultasikan ke dokter ya, Inspirator.

Kuku bergelombang

Photo credit: https://scarves-outlet.com/horizontal-ridges-in-fingernails-causes/

Kerusakan atau pukulan langsung dengan kekuatan besar bisa mengarah pada terbentuknya permukaan bergelombang secara horizontal. Jika kamu mendapati kondisi ini terjadi pada lebih dari satu kuku, mungkin ada penyakit yang lebih gawat. Dr. Anthony berkata ini terjadi ketika tubuh kita berjuang keras melindungi kita dari penyakit dan karena itu menyimpan energi untuk bagian tubuh yang lebih membutuhkannya. Ini cara tubuh mengatakan kuku kita tidak butuh terlalu banyak energi untuk saat ini.

Kuku kehilangan warna atau bergaris hitam di bagian bawah

Jenis kanker kulit ganas yang disebut melanoma mungkin menjadi penyebab di balik hilangnya warna kuku atau munculnya garis-garis hitam. Melanoma yang berawal dari area kuku sangat berbahaya dan sering menimbulkan garis hitam. Kamu harus segera berkonsultasi ke dokter jika dan ketika tanda-tanda ini muncul di kukumu.

Photo credit: Mesmerizing Words

Kuku bekas gigitan

Kebiasaan menggigit kuku ditandai sebagai obsessive-compulsive disorder (OCD) oleh Medical Daily, American Psychiatric Association’s Diagnostic, dan Statistical Manual of Mental Disorders. Meskipun tidak semua orang yang menggigiti kuku berarti penderita OCD, jika kebiasaanmu ini mulai berlebihan, sebaiknya periksakan ke dokter.

Kuku kebiruan

Photo credit: http://strangekitty.ca/stained-blue-nails/

Jika tubuhmu kekurangan oksigen, kukumu akan berubah kebiruan, kata WebMD. Penyakit paru-paru atau masalah jantung mungkin saja menjadi penyebabnya. Coba lebih sering amati kukumu, Inspirator. Jika ini cukup sering terjadi, segera periksakan kesehatanmu ke dokter.

Kuku berbintik putih

Sebagian besar dari kita percaya kekurangan kalsium mengarah pada terbentuknya bintik-bintik putih di kuku. Tetapi, Dr. Anthony berkata itu tidak selalu benar dan tidak selalu merupakan diagnosis yang benar. Kuku berbintik putih bisa juga diakibatkan cedera tiba-tiba yang dialami kuku, misalnya kena pukulan mendadak.

Ayo, sekarang lebih sering perhatikan tubuhmu, termasuk kuku, sebagai usaha menjaga kesehatan dengan cara paling sederhana.

(Sumber: Mesmerizing Words)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here