Ciptakan Semprotan Anti Nyamuk, 3 Pelajar Bengkulu Raih Emas WYIE 2018 di Malaysia

Photo: instagram @sanpemarah_official

Inspirator, kalau kamu sering kesal karena tiba-tiba digigit nyamuk, berarti penemuan dari Arif Hidayat, Endi Juniardi, dan Aqshal Dwi Raldo dari SMAN 2 Bengkulu Selatan akan jadi solusi untukmu. Ketiga pelajar ini membuat penemuan yang dinamakan “San Pemarah”, atau singkatan dari “Spray Anti Nyamuk Pencegah Demam Berdarah”. Tidak perlu khawatir dengan efek samping dari spray ini, karena semprotan anti nyamuk ini terbuat dari biji majoni yang bebas dari bahan kimia. Wah, keren, ya!

Photo: instagram @sanpemarah_official

Mengapa menggunakan biji mahoni?

Biji pohon mahoni mengandung senyawa bernama Saponin yang tidak disukai oleh nyamuk dan serangga lain. Senyawa saponin ini punya rasa yang pahit dan akan berbuih saat dikocok dengan air. Maka dari itu, Arif dan Endi memanfaatkannya untuk membuat spray anti nyamuk ini. Dengan sekali semprot ke kulit, San Pemarah bisa melindungi kulit dari gigitan nyamuk hingga 8 jam. Wow!

Photo: instagram @sanpemarah_official

Selain mengandung ekstrak biji mahoni, semprotan ini juga dicampur dengan ekstrak kulit jeruk. Tujuannya agar aroma spray ini lebih enak saat dihirup. Lagipula, aroma kulit jeruk juga termasuk aroma yang tidak disukai nyamuk, lho.

Meraih juara internasional

Photo: instagram @sanpemarah_official

Penemuan keren ini sudah mendapatkan beberapa penghargaan dan medali internasional di Malaysia dan Hongkong. Salah satu penghargaan yang didapat tiga sekawan ini yaitu mendapatkan mendali emas untuk kategori inovasi terbaik di ajang “World Young Inventors Exhibition” pada Mei 2018 lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ide awal pembuatan spray ini ternyata sederhana. Berawal ketika ketiganya sedang mengamati pohon mahoni yang tumbuh di area sekolah dan terlintas pikiran untuk memanfaatkan pohon yang terkenal sebagai filter udara ini. Maka dari itu, hadirlah semprotan San Pemarah yang sudah dijual di Indonesia dengan harga 15.000 per botol ukuran 100 ml. Kalau Inspirator ingin memilikinya, bisa berkunjung ke sini.

Tertarik untuk mencobanya, Inspirator?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here