Ciptakan Sambal Pedas Level Mertua, Ini Kisah Dibalik Pembuatannya

sambal congor
Instagram.com/sambelcongor/

Bicara soal sambal, rasanya tak ada yang bisa mengalahkan Indonesia. Dan bicara soal kreativitas, anak muda Indonesia pun jagonya. Lalu bagaimana jika dua hal tersebut dikolaborasikan? Hasilnya adalah Sambal Congor.

Sambal Congor merupakan produk hasil kreasi dan observasi sang pemilik brand, Joko Purnomo. Memiliki latar belakang pendidikan dibidang psikologi dan kesukaannya pada sambal, Joko pun memutuskan untuk menciptakan sambal yang unik dan filosofis.

Salah satu inspirasinya adalah permasalahan rumah tangga yang seringkali dipicu oleh perselisihan antara mertua dan menantu. Dari survei yang dia lakukan pada para menantu, omelan mertua ternyata sepedas sambal. Berdasarkan survei tersebut, Joko berkreasi membuat sambal yang pedasnya menyamai omelan mertua.

“Kami melakukan penelitian pada pasangan yang sudah menikah, siapa sih ketiga karakter dalam keluarga yang paling pedas jika berbicara. Jawaban terbanyaknya adalah mertua,” ujar lulusan psikologi Universitas Pancasila (UP) ini. Selain level mertua, ada juga level Nyak dan Babe yang tingkat kepedasannya dibawah level Mertua.

sambal congor
Owner sambal Congor, Joko Purnomo dan Nadia Khairunnisa (Instagram.com/sambelcongor)

Meski pada ada awalnya sempat dipermasalahkan terkait nama dan ketiga karakter ini, sambal Congor akhirnya bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Kami membuat produk dengan tujuan untuk menjadi media introspeksi diri dari tiga karakter ini dan setiap orang yang mengenal produk ini.” ungkapnya.

Hal itu dibuktikan Joko dari perubahan pembelian customer. Awalnya membeli level mertua, lama kelamaan levelnya semakin turun ke level Nyak dan Babe. Setelah ia melakukan survei kepada customer, ternyata ada perubahan dari sikap mertuanya.

Selain level kepedasan yang unik, varian rasa sambal ini pun menarik. Ada 25 varian rasa sambal dari seluruh Indonesia. Joko pun mencetuskan sambal varian belimbih wuluh dan belimbing dewa.

Untuk mendapatkan rasa sambal terbaik, Joko mendatangi ahli sambal di berbagai daerah di nusantara. Ia belajar dan meminta izin dari para ahli sambal.

“Saat ini baru ada 25 rasa dan target kami ingin membuat 99 varian rasa. Kami ingin membuat sistem keiretsu seperti jepang, dimana perusahaannya tidak pernah roboh, begitu pun sambal ini.” pungkasnya.

Tak hanya populer di tanah air, sambal ini pun sudah melanglang buana di beberapa negara seperi Paris, Singapura, Malaysia dan Hongkong. Kini usaha yang dirintis dari modal 300 ribu ini memiliki omzet rata-rata 11 juta perbulan.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here