Cara-Cara Mengecas Baterai Ponsel Ini Bikin Masa Hidupnya Lebih Awet

Smartphone sekarang sepertinya menjadi barang wajib bawa bagi sebagian besar orang. Bahkan banyak yang mengklaim, “Lebih baik lupa bawa pacar atau dompet daripada lupa bawa ponsel.” Dengan banyaknya aktivitas Internet masyarakat modern yang dilakukan melalui smartphone, tidak berlebihan jika orang menginginkan baterai ponselnya selalu penuh dan awet. Menjaga baterai supaya awet lebih lama bisa dilakukan dengan cara memperhatikan beberapa hal saat mengecas baterai ponsel. Berikut ringkasannya.

Sering-sering mengisi daya

Photo credit: Simplemost

Bertolak belakang dengan anggapan umum selama ini, bahwa orang sebaiknya mengecas baterai ponselnya setelah kapasitasnya sangat rendah, untuk menjaga keawetan baterai sebaiknya kamu mengecas baterai ponsel setiap kali sempat alih-alih satu atau dua kali sehari dalam jangka waktu panjang.

Persentase daya jangan sampai 100 persen

Photo credit: Simplemost

Hampir semua pemilik ponsel melakukan ini: mengecas ponsel hingga penuh 100 persen. Padahal, mengecas hingga 100 persen justru membuat baterai ponselmu “stres” karena tegangan yang terlalu tinggi. Mulai sekarang jangan sampai batery full lagi ya, Inspirator.

Jangan tunggu sampai nol baru mengecas

Photo credit: Simplemost

Jangan terlalu penuh, dan jangan terlalu kosong juga–meskipun kamu pasti sering mendengar saran supaya baterai ponsel sesekali dibiarkan hingga dayanya kandas total. Ini membuat ponselmu “kelaparan” dan butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan kembali performanya yang biasa.

Ternyata mempertahankan daya baterai di kisaran 50 persen bisa membuatnya lebih awet dan tidak cepat soak.

Cabut segera ketika angkanya sudah 100 persen

Photo credit: Simplemost

Banyak orang membiarkan ponselnya tetap dicas meskipun indikator pengisian baterai sudah menunjukkan 100 persen, dengan pemikiran, “Supaya ponselku hidup lebih lama.”

Rupanya, Inspirator, kebiasaan ini justru membuat baterai ponselmu mengalami stres karena mendapatkan tegangan tinggi, dan lambat laun mengurangi daya tahannya. Jadi, kalau sudah sempat 100 persen, segera cabut kabel charger-mu, ya.

Perhatikan suhu sekitar

Photo credit: Simplemost

Jangan sampai ponselmu berada di lingkungan dengan kondisi terlalu panas atau terlalu dingin. Bagi kamu yang terbiasa menyimpan ponsel di saku celana, ketika merasakan panas dari ponselmu, segera pindahkan ke tempat yang lebih sejuk.

Semoga cara-cara mudah di atas ingat untuk kamu terapkan ya, Inspirator. Jangan sampai ponsel barumu yang ditebus dari THR baterainya aus dengan cepat.

(Dari berbagai sumber)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here