Buka Puasa Baiknya Minum Air Dingin atau Hangat? Bagaimana Pengaruhnya Untuk Kesehatan?

Photo: cewekece.com

Saat buka puasa, biasanya kamu langsung memilih berbuka dengan air dingin atau hangat, Inspirator? Nah, kamu sudah tahu belum, kalau berbuka puasa dengan air dingin atau hangat akan memberikan efek berbeda. Jadi, jangan asal minum ya, Inspirator.

Coba cek penjelasan di bawah ini terkait mana yang lebih baik–minum air dingin atau hangat–untuk buka puasa dan bagaimana pengaruhnya untuk kesehatan? Cekidot!

Air dingin

Air dingin memang bisa memberikan efek segar dan membuat rasa haus langsung hilang. Tetapi, kebiasaan ini tidak baik dilakukan saat buka puasa. Berbuka dengan air dingin akan membuat lambung kaget dan kembung, dikarenakan perbedaan suhu air dan suhu tubuh. Kalau kamu langsung mengonsumsi air dingin saat berbuka, kerja lambung akan lebih lambat daripada biasanya.

Air hangat

Minum air hangat saat berbuka mungkin memang tidak langsung memberikan efek segar pada tenggorokan. Tetapi, air hangat lebih aman untuk dikonsumsi saat berbuka karena tidak membuat lambung kaget. Air hangat juga bisa menyesuaikan suhu tubuh lebih cepat sehingga kerja lambung tetap berjalan normal.

Jadi, air hangat yang masuk ke lambung saat berbuka puasa sangat aman untuk lambung yang kosong. Manfaat lain minum air hangat yaitu dapat merangsang aliran darah menuju usus dan mencegah sembelit. Kamu pun jadi bisa terhindar dari masalah pencernaan.

Ayo, ngaku, kamu sering minum air dingin atau hangat saat buka puasa? Nah, mulai sekarang saat buka puasa jangan langsung minum air dingin, ya. Segera cari minuman atau makanan hangat dulu–misalnya, kolak–untuk mengisi lambungmu. Kalau tidak menemukan minuman hangat, kamu bisa minum air yang memiliki suhu ruangan.

Tetap jaga kesehatan selama berpuasa ya, Inspirator, karena tinggal hitungan hari kita menyambut Hari Raya Idul Fitri!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here