Berbuka Puasa Harus Dengan Makanan Manis–Mitos atau Fakta?

Sumber : www.istockphoto.com

Berbuka puasa menjadi saat paling ditunggu orang yang menjalankan ibadah puasa. Biasanya, setelah menahan lapar dan haus seharian penuh, kamu akan mencari makanan manis untuk menggantikan energi tubuh yang hilang. Sebagian orang mengatakan kalau berbuka puasa harus dengan makanan manis. Tetapi, benar nggak ya, berbuka puasa harus dengan makanan manis? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Tubuh butuh makanan untuk mengembalikan energi

Saat kamu berpuasa, simpanan gula darahmu akan terus menurun sepanjang hari karena tubuhmu tidak mendapatkan asupan makanan. Itu sebabnya ketika berpuasa kamu mudah merasa lemas dan mengantuk saat beraktivitas. Saat waktu berbuka tiba, kamu perlu menggantikan energi yang hilang dengan menu makanan berbuka yang tepat.

Sumber: food.ndtv.com

Gula dapat meningkatkan kadar gula darah yang turun saat berpuasa dengan cepat, tapi banyak mengonsumsi makanan manis saja tidak memenuhi kecukupan gizi untuk menggantikan nutrisi yang hilang setelah beraktivitas seharian saat puasa.

Idealnya, menu berbuka puasa adalah makanan atau minuman dengan rasa manis, tapi sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Asupan kalori dan gula yang terlalu banyak tidak baik bagi tubuh kamu lho, Inpirator. Hal ini juga bisa membuat berat badan kamu naik, meskipun kamu berpuasa. Pilih makanan dan minuman yang memiliki rasa manis alami dan juga mengandung serat dan bernutrisi tinggi seperti buah segar, jus, dan lain sebagainya.

Sumber: Google Internet

Nah, sekarang Inspirator sudah tahu kan, pendapat “berbuka puasa harus dengan yang manis” mitos belaka? Makanan atau minuman manis memang dianjurkan sebagai menu berbuka puasa, tapi tidak dalam jumlah banyak karena tubuh kamu juga perlu nutrisi lain selain gula untuk mengembalikan nutrisi yang hilang.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here