Belajar Hidup di Negeri Asing Bersama Gita Savitri Devi

Gita Savitri Devi

Bagi Inspirator yang sering nonton YouTube, pasti tidak asing lagi dengan salah satu youtuber Indonesia ini, Gita Savitri Devi. Mahasiswi Indonesia yang saat ini berdomisili di Jerman dan baru saja menyelesaikan pendidikannya S1-nya ini memang cukup populer karena daily vlog-nya yang menceritakan bagaimana suka dukanya tinggal dan bersekolah di Jerman.

Gita memberanikan diri untuk lepas dari orang tua dan hidup mandiri di Jerman diusianya yang terbilang muda lho Inspirator, yaitu umur 18 tahun. Awalnya, setelah lulus SMA ia sempat diterima di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB), sebelum akhirnya memutuskan untuk mengejar impian masa kecilnya, yaitu bisa menuntut ilmu dan menetap di luar negeri.

Begitu banyak hal positif yang Gita dapatkan selama berkuliah di Jerman. Di usianya saat itu yang mungkin dianggap belum bisa untuk hidup sendiri, Gita belajar untuk mencari jati diri dan tujuan hidupnya disana.

“Dari asam garam, segala kesulitan, kemudahan, orang-orang yang kutemui di sini, aku selalu mencari positifnya dan membuang buruknya. Aku mencoba memanfaatkan waktu dan energiku seefisien mungkin. Belajar untuk melihat hidup yang lebih process-oriented, bukan cuma mau dapat hasil yang baik,” ujar Gita.

Foto: Gita Savitri Devi

Baginya, pendidikan adalah kebutuhan primer dan esensial, sama pentingnya dengan makan dan tempat tinggal. Semua kebencian dan kekacauan yang terjadi di dunia saat ini adalah buah dari ignorance dan ketidaktahuan orang terhadap sesuatu. Agar dunia bisa kembali tenang, manusia harus tahu bagaimana caranya hidup dalam keharmonisan dan saling menghormati. Dan itu semua bisa dicapai dengan menuntut ilmu.

“Belajar itu bukan cuma di sekolah atau kampus. Belajar buat aku adalah untuk self development. Aku juga bisa belajar dari ketemu orang lain dan ngobrol, menyemplungkan diri ke suatu situasi baru. Intinya bisa bikin aku berubah jadi individu yang lebih baik, yang lebih bisa menghargai diri sendiri dan orang lain, berpikiran terbuka dan tentunya jadi lebih bijaksana,” katanya.

Youth Exhange (Foto: Gita Savitri Devi)

Tak hanya fokus belajar di kampus, Gita juga belajar menghadapi kultur negara lain dengan mengikuti dua kali program youth exchange, yaitu di Republik Ceko dan Belanda. Menurutnya, bertemu dengan orang baru itu selalu positif. Dari situ ia bisa belajar mengenai politik Eropa dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda.

“Di situ juga aku ketemu sama refugee dari Syria. Aku berkesempatan buat ngobrol in-depth tentang apa yang terjadi. Aku denger cerita dia yang sering lihat mayat bergelantungan di lampu jalan sehabis daerah tersebut dibom. Dan yang paling miris adalah kalau anak-anak kecil sudah nangis ketakutan,” ungkapnya.

Selain itu, ternyata Gita juga memiliki bakat di bidang musik lho, Inspirator. Sejak usia lima tahun, Gita sudah diperkenalkan dengan dunia tarik suara oleh ibunya. Ia juga sempat mengasah kemampuannya di BISS yang saat itu masih di bawah binaan Alm. Elfa Secioria.

Di sana Gita bertemu dengan banyak orang yang sekarang sudah menjadi penyanyi papan atas, seperti Sherina, Andien, dan Tasya. Dan bersama Elfa’s Choir ia pernah membawa nama baik Indonesia dalam World Choir Games di Xiamen, Cina dan mendapat medali dari setiap kategori yang diikuti.

Gita saat ini juga memanfaatkan platform YouTube dan Souncloud untuk berkarya dengan mencover beberapa lagu dalam negeri maupun luar negeri.

Foto: Gita Savitri Devi
“Pendidikan dan musik. Kedua hal itu kalau dilakukan dengan niat yang benar, impactnya akan positif banget. So, buat pelajar atau mahasiswa, menuntut ilmu lah karena bisa menjauhkanmu dari kebodohan. Buatlah karya yang bisa memberi hal positif buat sekitar kita. In other word, jangan lakukan apapun just for the sake of money. Uang hanya bisa memberi materi, tapi niat yang lurus bisa memberi kita berkah dan pahala.”

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here