Arti 7 Kode Daur Ulang Di Kemasan Plastik

Sumber: https://cdn-images-1.medium.com

Inspirator, kamu pasti pernah berbelanja baik di pasar tradisional, mini market, maupun supermarket. Berarti kamu pasti tidak asing dengan kemasan produk yang terbuat dari plastik. Apakah kamu juga pernah memperhatikan ada kode tertentu yang dicetak di badan kemasan? Kode yang dimaksud biasanya terletak di bagian bawah kemasan, dan pada umumnya berbentuk segi tiga. Di dalam segi tiga terdapat kode berupa angka, dan di bawah simbol segi tiga tercantum nama jenis plastik pembuat kemasan. Simbol dan angka ini adalah kode daur ulang kemasan plastik itu.

Kira-kira ada berapa kode yang sering kamu lihat? Ada 7 kode daur ulang yang banyak ditemukan di kemasan dari plastik. Apa saja?

PET atau PETE (Polyethylene terephthalate)

Sumber: https://s9un.files.wordpress.com/

Plastik jenis ini dilabeli dengan angka 1. Kode ini biasanya terdapat pada kemasan yang jernih dan tembus pandang, misalnya botol plastik, botol kecap, dan kemasan minyak goreng. Kemasan produk yang mendapatkan kode ini berarti hanya untuk satu kali pakai. Sangat tidak dianjurkan untuk menjadikannya sebagai kemasan isi ulang sekalipun kondisinya masih bagus.

HDPE (High Density Polyethylene)

Sumber: https://nusrotulbariyah.files.wordpress.com/

Kemasan HDPE diberi angka 2. Kode ini biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, kotak bekal dari plastik, galon air minum, dan kursi lipat. Kode ini berarti bahan plastik itu aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Harap diingat, kemasan plasti dengan kode daur ulang 2 juga hanya untuk satu kali pakai, ya.

PVC (Polyvinyl Chloride)

Sumber: http://tieudungplus.vn/

Kemasan plastik yang mendapatkan kode daur ulang dengan angka 3 ini adalah plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. Sangat berbahaya jika bocor dan masuk ke makanan ketika dipanaskan.

LDPE (Low Density Polyethylene)

Sumber: https://s9un.files.wordpress.com/

Kemasan plastik yang mendapatkan kode angka 4 ini biasanya dipakai untuk tempat makanan dan botol lunak. Kode ini berarti plastik tersebut dapat didaur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tapi daya tahannya kuat. Meskioun plastik jenis ini tidak dapat dihancurkan, tapi tetap baik untuk tempat makanan.

PP (Polypropylene)

Sumber: https://s9un.files.wordpress.com/

Kode kemasan ini dilabeli dengan angka 5. Bahan plastik ini adalah pilihan terbaik untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum (termasuk botol minum untuk bayi). Karakteristiknya adalah tidak terlalu jernih (agak keruh), tapi masih tembus cahaya, tahan terhadap bahan kimia, panas, dan minyak.

PS (Polystyrene)

Sumber: https://s9un.files.wordpress.com/

Kemasan dengan label angka 6 ini biasa dipakai untuk membuat tempat makan berbahan styrofoam dan tempat minum satu kali pakai. Polystyrene bisa membuat bahan styrene bocor ke dalam makanan ketika bersentuhan dengan makanan. Salah satu negara yang sudah melarang penggunaan kemasan plastik jenis ini adalah China.

OTHER (Polycarbonate)

Sumber: https://s9un.files.wordpress.com/

Kemasan plastik berlabel angka 7 ini biasanya terbuat dari SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate), dan nilon. Produk yang menggunakan plastik jenis ini antara lain botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.

Nah, itulah tujuh kode daur ulang kemasan plastik yang harus kamu tahu, supaya bisa menghindari produk apa saja yang todak boleh dipakai berulang kali. Mulai sekarang, ketika membeli produk, perhatikan kode di plastik kemasannya, ya. Untuk lebih ringkasnya, perhatikan gambar di bawah ini:

Foto: GreenPeace

Bukan hanya kemasan plastik yang memiliki kode tertentu, buah juga memiliki kode yang disebut kode PLU.

(Sumber: http://fresh.suakaonline.com dan alamendah.org)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here