ASEAN Economic Community (AEC) alias Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan sejak akhir 2015 lalu ini merupakan kebijakan yang cukup “mengguncang” negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia. Bagaimana tidak?!. Dengan adanya MEA ini, maka barang, jasa, dan tenaga kerja terampil antar negara anggota ASEAN akan lebih mudah untuk memasuki pasar dan berkompetisi secara fair.

Namun, tidak semua profesi lho yang akan bersaing di era MEA ini. Ada 8 profesi yang mendapat kebijakan seperti yang tertera dalam ASEAN Mutual Recognition Arrangement (MRA). Salah satu isinya yaitu kesepakatan antar anggota ASEAN untuk mengakui kualifikasi pendidikan, profesional dan pengalaman tenaga kerja. Tujuannya tidak lain guna memfasilitasi mobilitas tenaga kerja profesional di ASEAN. Hmm… profesi apa sajakah itu? Check it out!

1. Akuntan

Ilustrasi Profesi Akuntan | Foto : marketeers.com

Seorang akuntan merupakan salah satu orang yang memiliki andil dalam pergerakan dunia bisnis. Perencanaan dan kontrol arus kas perusahaan, pengumpulan dan analisis informasi keuangan, serta penyusunan laporan keuangan merupakan tugas dan tanggung jawabnya.

2. Arsitek

Ilustrasi Profesi Arsitek | Foto: pusatcinta.com

Arsitek merupakan orang yang ahli di bidang arsitektur, merancang bangun, atau lingkungan binaan. Lingkup pekerjaan seorang arsitek tidak hanya terbatas pada lingkup perencanaan bangunan saja. Lebih dari itu, profesinya berkaitan dengan perencanaan interior ruangan, bangunan, dan kompleks bangunan. 3. Dokter Gigi Ini dia nih tenaga medis yang sering banget kita temui kalo lagi sakit gigi. Tugasnya terpusat pada penambalan gigi berlubang, pencabutan gigi, pembuatan gigi tiruan, dan pembersihan karang gigi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut deh pokoknya. Selain dokter gigi umum, ada juga dokter gigi spesialis bedah mulut, spesialis konservasi gigi, dan lain-lain.

4. Engineering
Ilustrasi Profesi Engineer | Foto : morgridge.org

Engineer merupakan orang yang bekerja di bidang teknik. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, teknik terbagi menjadi beberapa cabang, diantaranya teknik mesin, sipil, elektro, nuklir, kimia, perminyakan dan sebagainya.

5. Praktisi Medis

Ilustrasi Praktisi Medis | Foto: sorrywatch.com

Praktisi medis atau tenaga medis adalah dokter, baik itu dokter umum maupun spesialis. Praktisi medis bertugas memberi pelayanan medis kepada pasien menggunakan tata cara ilmu kedokteran.

6. Perawat

Ilustrasi Profesi Perawat | Foto: images.wisegeek.com

Tugas utama perawat yakni memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum dan sebagai pendamping/partner dokter dalam menjalankan profesinya.

7. Surveyor

Ilustrasi Profesi Surveyor | Foto: media3.popsugar-assets.com

Surveyor adalah orang yang bekerja melakukan surveying. Surveying merupakan pengumpulan data yang berhubungan dengan pengukuran permukaan bumi dan digambarkan melalui peta. Orang yang menjadi surveyor ini adalah orang yang memiliki ilmu dalam bidang geodesi.

8. Tenaga Pariwisata

Ilustrasi Profesi Pilot | Foto : jetcharters.com

Lingkup bisnis pariwisata sangatlah luas meliputi tempat wisata, transportasi dan perjalanan wisata misalnya. Jadi yang termasuk dalam tenaga pariwisata bukan hanya tour guide tapi juga termasuk pilot, pramugari, dan lainnya.

Nah, itu dia 8 profesi yang akan bersaing di era MEA ini. Meski tidak semua profesi, namun bukan berarti kita lengah dan “duduk manis” ya, guys. Justru sebaliknya, dengan diciptakannya kebijakan MEA ini harusnya membuat kita makin terpacu dan tergerak untuk selalu upgrade pengetahuan dan skill kita tentunya. Jadilah pribadi yang unggul, berkualitas dan tak kalah saing dengan bangsa lain.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis: Bayu Andikab

Editor : Lydia Kusdyanti Iasya

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY