Sumber : https://www.google.co.id/strategidanbisnis.com

Tantangan besar menanti pemuda Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan dibukanya pasar bebas di kawasan Asia Tenggara, segala kegiatan ekonomi seperti ekspor dan impor barang, investasi, jasa, modal, dan tenaga kerja harus siap bersaing.

Sebagai generasi penerus bangsa, para pemuda harus mempersiapkan bekal agar dapat bersaing di masa depan, khususnya di bidang jasa dan tenaga kerja. Ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan mahasiswa dalam menghadapi MEA. Kita sudah merangkumnya nih khusus buat kalian, di antaranya:

1. Cari Informasi

Sumber : https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwi9gNm-4vDKAhWEE5QKHdm5DQ4QjB0IBg&url=http%3A%2F%2Fwww.aecuk.biz%2F&bvm=bv.113943164,d.dGo&psig=AFQjCNEYej-Qs1_mC920UIawbN3KugbcmQ&ust=1455316421580868
Sumber : https://www.google.co.id/anneahira.com

Ada pepatah yang mengatakan untuk berperang kita harus mengenal medan perang, musuh, dan taktik. Begitu pun bersaing dalam MEA. Cari informasi sebanyak mungkin tentang MEA, negara anggota MEA, dan segala hal yang berkaitan dengan MEA. Selalu perbarui informasi dan pantau perkembangannya.

2. Menguasai Bahasa Asing

Sumber: https://www.google.co.id/Bali.tribunnews.com
Sumber: Bali.tribunnews.com

Untuk menghadapi pesaing yang gak cuma datang dari dalam negeri, wajib banget menguasai bahasa asing minimal Bahasa Inggris. Kenapa? Tentu saja karena Bahasa Inggris menjadi bahasa kedua di beberapa negara ASEAN. Bahasa Inggris akan mempermudah kita berinteraksi. Lebih baik lagi jika menguasai bahasa resmi di beberapa Negara ASEAN seperti bahasa Thai, Melayu, dan Burma.

3. Networking

Sumber : https://www.google.co.id/anneahira.com
Sumber : https://www.google.co.id/anneahira.com

Memiliki banyak teman bisa memperluas jaringan. Dimulai dari lingkungan rumah maupun kampus, seperti aktif berorganisasi atau ikut kegiatan pemuda di lingkungan rumah. Manfaatkan juga keberadaan media sosial untuk menambah teman dan jaringan dari Asia Tenggara sehingga bisa memperkaya pengetahuan kita tentang MEA dan menemukan peluang karir di masa depan.

4. Upgrade Skill

Sumber: https://www.google.co.id/dakwatuna.com
Sumber: https://www.google.co.id/dakwatuna.com

Meningkatkan kemampuan diri seperti ikut kursus, pelatihan, dan seminar. Jangan membatasi diri untuk belajar hal-hal baru dan selalu berpikir maju. Asah kreativitas dan kemampuan dengan mengikuti beberapa kompetisi untuk melihat seberapa jauh skill kamu berkembang.

5. Public Speaking

Sumber : https://www.google.co.id/hulupemikiran.com
Sumber : https://www.google.co.id/hulupemikiran.com

Kemampuan berbicara di depan umum penting juga dikuasai karena menjadi salah satu penunjang dalam bersaing di era global ini. Selain melatih kepercayaan diri, public speaking akan meningkatkan keterampilan dalam berbicara dan berpikir kritis.

6. Profesionalisme

Sumber : https://www.google.co.id/anneahira
Sumber : https://www.google.co.id/anneahira

Ambil sertifikasi profesi dari lembaga sertifikasi. Sertifikasi profesi dapat digunakan untuk mengukur standar kompetensi profesionalisme. Selain itu dapat pula dijadikan upaya menaikkan daya saing pekerja lokal yang berkualitas dengan pekerja asing. Profesionalisme di sini dapat diartikan tekun, kerja keras, dan fokus.

7. Good Attitude

Sumber : https://www.google.co.id/strategidanbisnis.com
Sumber : https://www.google.co.id/strategidanbisnis.com

Jika semua poin-poin di atas sudah kalian miliki, jangan lupa attitude yang baik.  Dengan adanya attitude yang baik, orang-orang yang bekerja sama dengan kita akan respect dan menghargai semua kemampuan kita. Apalagi bangsa Indonesia dikenal dengan keramahtamahannya yang bisa menjadi nilai tambah dalam bersaing.

Itu dia Inspirator, 7 tips yang bisa jadi bekal kalian untuk menghadapi MEA. Akademis memang perlu ditingkatkan, tapi softskill juga harus dipersiapkan. Sebagai mahasiswa kita juga harus mengenalkan MEA kepada orang sekitar. Jangan takut, tetap kepo, dan terus upgrade kemampuan diri agar menjadi pemuda berkualitas di masa depan.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Editor   : Siti Ayu Handayani

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY