Ilustrasi: www.merdeka.com

Hai Inspirator! Memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia (2/4), Inspirator Freak mau membagikan beberapa fakta penting seputar autisme nih! Yuk kita simak! 1. Autisme bukan penyakit kejiwaan Masyarakat awam seringkali beranggapan bahwa autisme adalah penyakit kejiwaan. Hal tersebut tidaklah benar. Autisme adalah kelainan perkembangan sistem saraf seseorang, berupa gangguan pada otak. Jadi autisme itu bukanlah suatu penyakit kejiwaan. 2.Autisme ditunjukkan melalui perkembangan anak sebelum usia 3 tahun Autisme dapat dengan tepat ditangani apabila orang tua benar-benar memperhatikan perkembangan anak sebelum usia 3 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa gejala autisme kadang-kadang dapat dideteksi sejak usia 6 bulan. 3.Autisme didiagnosis melalui tiga hal: hubungan sosial, komunikasi, dan tingkah laku yang berulang Keluarga bisa mendeteksi apakah anggota keluarganya memiliki tanda-tanda autisme. Jika salah satu anggota keluarganya mempunyai kesulitan di lingkungan sosialnya, dalam berkomunikasi, serta adanya tingkah laku yang berulang, bisa jadi dia mengidap autisme. 4.Penyebab autisme diperkirakan faktor genetik dan faktor lingkungan Hingga saat ini, para ahli masih belum memutuskan apakah faktor genetik atau lingkungan yang lebih berpotensi menyebabkan autisme. Hal ini menyebabkan pertumbuhan autisme kian meningkat dari tahun ke tahun. 5.Autisme empat kali lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan anak perempuan Menurut hasil penelitian, anak laki-laki di Amerika Serikat lebih sering mengidap autisme dibandingkan perempuan. Berdasarkan data United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2011, sekitar 6 dari 1000 orang mengidap autisme. Di Indonesia sendiri pada rentang usia 5-19 tahun terdapat lebih dari 112.000 anak mengidap autisme 6.Sindrom Asperger salah satu gejala autisme Apabila autisme adalah kesulitan dalam hal bersosialisasi, berkomunikasi, serta tingkah laku berulang, Sindrom Asperger hampir menyerupai itu. Bedanya, pengidap Sindrom Asperger memiliki kemampuan linguistik dan kognitif yang normal (bahkan mampu memiliki IQ relatif tinggi), bila dibandingkan dengan autisme lainnya, meskipun masih kesulitan dalam hal berkomunikasi seperti autisme. 7.Autisme dapat diatasi Ya! Autisme dapat diatasi dengan penanganan yang tepat serta melakukan terapi. Terapi yang dilakukan ada beberapa macam, seperti terapi berbicara, terapi bermain, Sensory Integration Therapy, Auditory Integration Therapy, dan lain-lain. Autisme ditangani dengan membantu anak lebih peka dalam hal bersosialisasi dan berkomunikasi, agar terhindar dari tingkah laku yang berulang. Di Indonesia, autisme belumlah ditangani dengan maksimal. Banyak masyarakat yang tidak tahu apa yang harus dilakukan, harus berkonsultasi kemana, memperlakukan pengidap autis seperti apa. Akhirnya banyak anak yang mengidap autisme mengalami kesulitan bersosialisasi sehingga sering dijauhi. Nah Inspirator, dengan pengetahuan yang telah dibahas, sudah siapkah kalian mensupport penderita autisme? Keep Breathing Keep Inspiring! Penulis : Timothy Wiradanny Editor   : Kintan Lestari   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY