6 Pahlawan Perempuan Dalam Sejarah Perjuangan Indonesia

6 Pahlawan Perempuan Dalam Sejarah Indonesia

Selamat Hari Pahlawan, Inspirator! Diantara sekian banyak pahlawan, ada sederetan nama pahlawan perempuan yang turut memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pahlawan perempuan ini memiliki peran dan pergerakan yang berdampak besar tak hanya bagi kaumnya tetapi bagi bangsa Indonesia. Berikut 6 pahlawan perempuan dalam sejarah perjuangan Indonesia.

  1. Kartini
Foto: Wikimedia Commons
Foto: Wikimedia Commons

Kartini adalah tokoh feminisme yang melahirkan pemikiran-pemikiran yang kontradiktif di zamannya. Kartini menulis surat dan artikel yang dia kirim ke sahabat penanya, Estelle “Stella” Zeehandlaar di Belanda dan memikat perhatian kaum elite Belanda.

Dalam surat-suratnya Kartini membahas tradisi perjodohan, poligami, opium, agama, bahasa  Belanda sebagai pintu pengetahuan, nasib perempuan Jawa yang tertindas, kebijakan politik kolonial yang merugikan pribumi, dan rencananya bersekolah di negeri Belanda.

  1. Cut Nyak Dien
Foto: Tempo.co
Foto: Tempo.co

Ketika perang Aceh meletus pada 22 Maret 1873, para pejuang Aceh berjuang mempertahankan Tanah Rencong dari jajahan Belanda. Cut Nyak Dien awalnya hanya menjadi pembakar semangat sang suami yang terjun ke medan perang. Namun ketika Belanda membakar Masjid Besar Aceh, Cut Nyak Dien bergabung dalam pertempuran.

Cut Nyak Dien mengambil alih pucuk pimpinan perjuangan ketika ayah dan suaminya gugur. Dibawah kendalinya, pasukan Cut Nyak Dien beberapa kali melancarkan serangan.

  1. Cut Nyak Meutia
Foto: www.fourlook.com
Foto: www.fourlook.com

Tahun 1900-an, banyak pejuang Aceh yang tewas. Gerakan tentara Belanda bahkan sudah masuk ke pedalaman Aceh. Cut Nyak Meutia – Teuku Cik Tunong bahu membahu memimpin perjuangan gerilya didaerah Pasai, Aceh Utara sehingga behasil melumpuhkan pertahanan tentara Belanda. Pada 24 Oktober 1910, tempat Cut Nyak Meutia bersembunyi ditemukan oleh Belanda. Berbekal sebilah rencong, Cut Nyak Meutia melawan. Sayangnya tembakan tentara Belanda keburu mengenai tubuh Cut Nyak Meutia dan ia pun gugur saat itu juga.

  1. Dewi Sartika
Foto: Ambalan Dewi Sartika
Foto: Ambalan Dewi Sartika

Dewi sartika adalah putri seorang patih di Bandung yang getol melawan penjajahan Belanda. Dewi Sartika Kecil pun dikeluarkan dari sekolah Belanda karena dianggap anak pemberontak. Oleh karena itu, Dewi Sartika bertekad mendirikan sekolah perempuan. Niat itu kesampaian dengan bantuan kakeknya, R.A.A Martanegara, Dewi sartika membuka “Sakola Istri”. Murid pertamanya 20 siswi, diajar berhitung, membaca, menulis, jahit-menjahit dan berhitung.

Prof. Dr. Viviane Sukanda-Tessier, peneliti Perancis yang pernah membuat monografi Tentang Dewi Sartika, menilai Dewi Sartika memiliki peran besar membuat para perempuan melek pengetahuan dan menjadi pelopor emansipasi wanita.

  1. Nyi Ageng Serang
Foto: Balai tekkomdik DIY
Foto: Balai Tekkomdik DIY

Pahlawan perempuan ini terlahir dengan nama Raden Ajeng Kustiah Raetno Edi. Julukan Nyi Ageng Serang merujuk pada tempat kelahirannya di Serang, Solo, Jawa Tengah.

Nyi Ageng Serang menggabungkan diri dalam pertempuran usianya tak muda lagi, 73 tahun. Ia terlibat dalam pertempuran-pertempuran di Purwodadi, Semarang, Demak, Kudus, Juwana dan Rembang. Bahkan , ia pernah memimpin langsung dalam perang gerilya di Kabupaten Kulonprogo. Nyi Ageng Serang pun pernah dapat tugas dari Pangeran Diponegoro untuk mempertahankan Prambanan yang sudah direbut dari Belanda.

  1. Martha Khristina Tiahahu
Foto: www.polyvore.com
Foto: www.polyvore.com

Dari jajaran pahlawan kemerdekaan, mungkin hanya Khristina Tiahahu yang tergolong berusia muda. Meski masih belia, Khristina Tiahahu tidak tinggal diam. Ia merasakan benar denyut nadi penderitaan rakyat dan setia mendampingi ayahnya dalam berjuang mengusir Belanda dari tanah airnya, Kepulauan Maluku. Saat umurnya masih 17 tahun, ia sudah terbiasa menenteng bedil. Berkat kerjasama dengan ayahnya, benteng Belanda, Duurstede, bisa direbut pada 17 mei 1817.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Ifa Ikah

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here