Sumber: twitter.com

Mungkin kenyamanan hidup adalah tujuan utama bagi sebagian besar orang untuk berpendidikan setinggi mungkin tapi hal tersebut tidak berlaku bagi orang-orang dibawah ini. Ia memilih untuk mengabdi kepada masyarakat atau penduduk sekitarnya. Memang mungkin itulah jalan hidup yang dipilih mereka dan mungkin sudah menjadi takdir dan panggilan jiwa. Mari kita simak kisah dokter inspiratif yang terpanggil jiwanya untuk mengabdi kepada masyarakat.

1. Dokter Aznan Lelo

Dokter Aznan Lelo
Sumber: twitter.com
Dokter Umum sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara ini telah bertekad sejak kecil ingin menjadi seseorang yang berguna bagi orang banyak tapi berbeda dari orang lain. Dari keinginannya itulah ia akhirnya memilih jalan hidupnya sebagai seorang dokter. Dokter Aznan Lelo dianggap dokter yang aneh karena pasiennya hanya disuruh membayar sesukanya. Menurutnya ada 3 profesi yang tidak boleh menetapkan tarif pembayaran dan salah satunya dokter. Apabila ada orang yang datang kepada dirinya ingin berobat maka tidak boleh memasang tarif.

2. Dokter Ang Liana Sari

Dokter Ang Liana Sari
Sumber: twitter.com
Sebuah harapan yang menjadi kenyataan itulah yang dirasakan warga Kecamatan Laham daerah Kalimantan Timur, ketika datang sosok dokter yang sangat mulia. Tekad dan dedikasi ia berikan seluruhnya untuk warga Kecamatan Laham. Dr. Ang Liana Sari sangat menikmati kehidupannya di daerah pedalaman dengan keterbatasan fasilitas dan transportasi yang sangat jauh dari nyaman. Hal yang membuatnya bahagia dalam melayani adalah rasa saling membutuhkan dan tantangan dalam menjalani tugasnya.

3. Dokter Edi Setiawan Tehuteru

Dokter Edi Setiawan Tehuteru
Sumber: twitter.com
Sosok dokter ini mendedikasikan hidupnya sebagai aktifis anak-anak kanker. Ia menganggap bahwa rencana Tuhan yang membawanya menjadi pelayan anak-anak penderita kanker di Rumah Sakit Dharmais. Di Rumah Sakit Dharmais juga ia menggagas ide Bangsal Bersahabat RS Dharmais pada tahun 2006. Suasana yang hangat dan fasilitas yang sangat sesuai untuk anak-anak tersedia disini bahkan konsep sekolah di rumah sakit pun ada. Jadi anak-anak yang dirawat tidak perlu takut kehilangan pendidikannya.

4. Dokter Lie A. Dharmawan

Dokter Lie A. Dharmawan
Sumber: wartakesehatan.com
Berawal dari latar belakang kehidupannya yang susah dan serba kekurangan, Dr. Lie A. Dharmawan bertekad untuk bercita-cita menjadi dokter. Ia terinspirasi dari perjuangan ibunya yang berusaha mencari uang agar anaknya bisa mengenyam pendidikan. Dr. Lie A. Dharmawan dikenal sebagai Pendiri Yayasan doctorSHARE dan Pendiri Rumah Sakit Apung (RSA) swasta pertama di Indonesia. RSA dr. Lie A. Dharmawan berlayar ke berbagai penjuru nusantara guna memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat miskin yang jauh dari rumah sakit maupun puskesmas.

5. Dokter Rizali Harris Nasution

Dokter Rizali Harris Nasution
Sumber: twitter.com
Seorang dokter yang bekerja tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat di pedesaan di daerah Medan tapi dia juga tergerak dalam kegiatan komunitas dan memberikan solusi kepada masyarakat miskin terutama kaum perempuan yang ingin meningkatkan taraf hidup mereka. Yayasan Humaniora & Koperasi Pokmas Mandiri adalah yayasan yang ia dirikan sebagai bentuk kepeduliannya untuk membebaskan perempuan miskin dari kemiskinan. Harapan Dr. Rizali Harris Nasution dari pemberian dukungan dana nantinya agar mereka bisa hidup lebih baik dan sehat.

6. Dokter Gamal Albinsaid

Dokter Gamal Albinsaid
Sumber: twitter.com
Sosok dokter muda yang menjadi kebanggaan Indonesia. Dokter Gamal Albinsaid adalah dokter muda yang menerima penghargaan Sustainable Living Young Entrepreneurs Awards pada tahun 2014. Program tentang penanganan masalah sampah dan kesehatan yang membawanya terpilih untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Organisasi Wirausaha Kesehatan Indonesia Medika adalah organisasi yang dicetuskan olehnya dan beberapa anggota lain. Klinik Asuransi Sampah merupakan program andalan dari Indonesia Medika. Setiap orang yang datang ke kliniknya membawa sampah yang sudah mencapai nilai 10 ribu atau mengumpulkan sampah organik atau anorganik selama 1 bulan kemudian akan mendapatkan Asuransi Sampah. Well, itu sekilas cerita inspiratif dari orang-orang yang merasa tergerak untuk menjadi sosok yang bermanfaat bagi orang lain dengan caranya masing-masing. Jadi semua itu soal pilihan guys, ayo mulai berikan manfaat bagi orang sekitar dengan hal-hal kecil yang dapat membantu mereka.  

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Penulis : Yoga Pratama Editor   : Nindya Kharisma Cahyaningtyas Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspirator_freak Web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

SHARE
Previous articleLebih Dekat dan Lebih Dalam Bersama #Untukpapua
Next article‘Prenjak’, Film Pendek Terbaik di Semaine de La Critique 2016, Cannes

LEAVE A REPLY