5 Media Komunikasi Zadul Sebelum Kelahiran Instant Messaging–#4 Seru!

Sumber: https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170220/pager-54a997d27fd00885a56c84c1811f6ba5.jpg

Kamu sadar tidak, Inspirator, bahwa saat ini kita berkomunikasi menggunakan layanan instant messaging? Sejauh ini, paling sedikit ada lima instant messaging di dunia dan dua yang paling banyak diakses WhatsApp dan LINE. Pernahkah kamu bertanya-tanya, sebelum kelahiran instant messaging, seperti apa media komunikasi zadul (zaman dulu), mulai dari cara tradisional hingga sedikit modern?

Baca yuk, lima media komunikasi zadul sebelum era pesan instan.

Menggunakan asap

Sumber: https://img.duniaku.net/2018/05/1527662481-smoke-signal.jpg

Ini cara komunikasi zadul paling kuno. Cara komunikasi ini sering digunakan bangsa Yunani pada masa Kerajaan Darius I. Bukan hanya Yunani, suku India juga menggunakan trik ini. Apakah sampai sekarang masih ada yang berkomunikasi dengan menggunakan asap? Ternyata masih ada, meskipun tinggal sedikit dan hanya pada situasi tertentu. Contohnya untuk menyampaikan sinyal bahaya.

Surat dan kartu pos

Sumber: https://farm5.staticflickr.com/

Hingga setidaknya awal tahun 2000-an, masih relatif banyak orang saling berkirim surat dengan surat yang ditulis di kertas atau kartu pos. Jika surat biasa dimasukkan ke amplop, lalu dibubuhi nama dan alamat pengirim dan penerima surat, kartu pos dikirim tanpa amplop. Biasanya kartu pos memiliki gambar-gambar menarik. Sama seperti surat biasa, untuk mengirimkan kartu pos ke alamat penerima harus ditempel prangko dengan harga yang sesuai sebagai bukti “ongkos perjalanan” suratmu.

Di bawah ini contoh kartu pos kekinian. (Sumber: instagram.com/posindonesia.ig)

Selain prangko, bersamaan dengan penerbitan ini juga diluncurkan kartupos dengan desain yang sama. Kartupos ini diperuntukan bagi para fans yang akan berkirim kartupos dan menyampaikan khabarnya kepada Dilan dan Milea secara langsung. Silakan kartupos tersebut di alamatkan kepada : . P. O BOX DILAN Bandung 40000 dan P. O BOX MILEA Bandung 40000 . Peluncuran prangko Dilan ini akan diselenggarakan Besok, Selasa, 6 Maret 2018 pukul 15.00 wib, bertempat di Lobi Graha Pos Indonesia jl Banda no 30 Bandung. Acara ini akan dihadiri oleh ayah Pidi Baiq, para pemain film Dilan 1990 dan penyanyi OST Dilan, Ajeng Dan The Panasdalam. . #Allaboutstamp #Dilan #Dilan1990 #POSbisa #PosIndonesia #BUMNHadirUntukNegeri

A post shared by Official Account Pos Indonesia (@posindonesia.ig) on

Telegram

Sumber: https://hackster.imgix.net/

Jika Inspirator membayangkan telegram adalah aplikasi chatting, salah. Telegram adalah media komunikasi untuk mengirimkan pesan sangat penting. Contohnya, ketika dalam situasi perang tiba-tiba ada keputusan untuk menarik pasukan, maka kabar mendesak itu disampaikan melalui telegram.

Pager

Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/

Sekarang kita masuk ke alat komunikasi yang mulai memanfaatkan teknologi agak canggih. Nama benda ini pager, gunanya untuk menerima pesan. Tetapi, caranya tidak langsung. Jadi begini, jika kamu ingin mengirim pesan ke pager dengan nomor kontak 1111, kamu tidak bisa mengirimkan pesan langsung ke perangkat itu. Kamu harus menelepon dulu ke operator pager, sebutkan pesan apa yang ingin kamu sampaikan, nanti operator akan mengirimkan pesanmu dalam bentuk teks ke nomor pager 1111. Sepertinya seru, ya!

Short Text Messaging (SMS)

Sumber: https://boygeniusreport.files.wordpress.com/

Media komunikasi ini masih dipakai sampai sekarang–short text messaging, alias SMS. Yang sudah punya ponsel zaman dulu, pasti kenal ini. Panjang pesan sekali kirim terbatas, rata-rata hanya 160 karakter, sehingga kita harus mengirim beberapa kali jika pesannya cukup panjang. Untuk menyingkat pesan (dan otomatis menghemat biaya kirim), biasanya pesan ditulis dengan kata-kata yang disingkat.

Itu dia lima media komunikasi zadul sebelum kelahiran instant messaging. Nomor empat seru bukan, Inspirator?

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here