Suka Makan Mi Instan? Simak 5 Fakta yang Wajib Kamu Tahu!

Photo: makassar.terkini.id

Inspirator suka makan mi instan?

Saat ini, mi instan menjadi salah satu makanan paling digemari banyak orang. Selain penyajiannya mudah, rasanya pun bervariasi. Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya karena banyak dijual di supermarket, minimarket, bahkan warung. Ada mi buatan Indonesia, juga ada produk dari Korea dan Jepang.

Mulanya, mi instan dibuat oleh Momofoku Ando pada 1958. Ya, mi instan “lahir” di Jepang.

Kalau kamu pecinta mi instan, ada beberapa fakta yang harus kamu tahu, nih!

1. Bukan makanan pokok

Photo: hellosehat.com

Makan mi instan memang bikin kenyang. Namun, supaya sehat tubuh kita perlu makanan utuh yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Semuanya bisa didapatkan dari beragam makanan, seperti nasi, sayur, daging, ikan, telur, dan buah-buahan. Nah, sebungkus mi instan tidak bisa menggantikan makanan utuh. Jadi, kamu tetap perlu makan sayur, buah, daging, dan tidak dianjurkan makan mi instan setiap hari.

2. Mengandung zat tambahan

Photo: food.detik.com

Zat tambahan yang terkandung di mi instan yaitu zat besi, vitamin A, dan beberapa mineral lain. Tetapi, sebungkus mi instan tetap tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh. Kamu tetap harus makan makanan yang mengandung protein hewani maupun nabati.

3. Kandungan natriumnya tinggi

Photo: food.ndtv.com

Sebungkus mi instan rata-rata mengandung 600-1.500 miligram natrium, atau lebih dikenal dengan sebutan garam. Idealnya, orang dewasa hanya boleh mengonsumsi 1.300-1.500 mg natrium sehari. Jika berlebihan, bisa memicu tekanan darah tinggi.

4. Bisa menyebabkan penyakit jantung

Photo: radarpekalongan.co.id

Menurut penelitian yang dilakukan di Korea Selatan, mi instan dapat menyebabkan serangan jantung karena dapat memicu naiknya kadar lemak darah. Selain itu, jika dikonsumsi setiap hari bisa menyebabkan diabetes mellitus. Sebaiknya, konsumsi mi instan sebulan atau dua bulan sekali saja.

5. Kuahnya

Photo: suratkabar.id

Banyak rumor mengatakan air rebusan mi instan tidak boleh dimakan. Profesor Hardinsyah–ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor–membantah rumor tersebut. Air rebusan mi bisa dimakan karena saat direbus, vitamin yang ada di mi akan larut dan bercampur dengan air rebusannya. Jadi, tidak apa-apa kalau dikonsumsi.

Nah, sekarang Inspirator jadi lebih tahu kan, fakta di balik makanan favoritmu ini? Mi instan memang enak, tapi mulai sekarang cobalah untuk mengurangi konsumsinya. Supaya tubuhmu lebih sehat. Atur makananmu supaya lebih bervariasi, bergizi, dan bisa mendukung keawetan daya ingatmu, misalnya jamur.

Keep Breathing, Keep Inspiring!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here