5 Fakta Menarik Untuk Menyemarakkan Hari Film Nasional 2017

Industri film Indonesia mulai mengalami perkembangan yang cukup pesat, dilihat dari kualitas dan kuantitas produksi yang semakin meningkat serta banyaknya penghargaan-penghargaan yang diraih dalam festival film internasional beberapa tahun belakangan ini. Oleh karena itu, film juga diangkat menjadi bagian dari salah satu sektor Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia karena dinilai bahwa industri film memiliki potensi cukup besar bagi perekonomian dan sebagai wadah dalam melestarikan karya seni budaya bangsa Indonesia.

Dikutip dari harifilmnasional.id, pada tahun 2017 ini, Hari Film Nasional mengangkat tema ‘Merayakan Keberagaman Indonesia’. Diharapkan melalui tema ini, masyarakat dapat tergugah dan semakin menyadari betapa beraneka ragamnya dan betapa kayanya budaya yang ada di Indonesia. Keberagaman tidak hanya dibentuk dari peran film, tetapi keberagaman juga turut didukung oleh pertumbuhan yang pesat dari perfilman itu sendiri.

Selain itu, terdapat enam program utama Hari Film Nasional yang telah dilangsungkan sejak tanggal 1 Maret hingga 1 April 2017, antara lain Satu Bulan Menonton Film Indonesia, Diskusi dan Penayangan Film, Workshop, Film & Art Celebration (FILARTC), serta Film Project.

  1. Sejarah Hari Film Nasional
Darah & Doa | Sumber: citymagz.net

30 Maret 1950 menjadi tonggak sejarah ditetapkannya Hari Film Nasional (HFN). Bukan karena film pertama Indonesia tercipta di hari tersebut, melainkan saat itu adalah hari dimana pertama kali dilakukan pengambilan gambar film dengan judul Darah & Doa atau ‘Long March of Siliwangi’ yang disutradarai oleh Umar Ismail. Film ini dianggap sebagai film nasional pertama yang menggambarkan ciri khas Indonesia dan juga pertama kalinya orang Indonesia asli yang berperan sebagai sutradara serta diproduksi oleh Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini).

  1. 10 Peringkat Film Indonesia di atas 1 juta penonton (2016-2017)
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 | Sumber: sejutafakta.com

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 berhasil menempati peringkat pertama dengan jumlah 6.858.616 penonton, disusul Ada Apa dengan Cinta 2 dan My Stupid Boss. Ini menjadi pencapaian yang luar biasa karena di 10 film peringkat teratas ini telah berhasil menembus lebih dari 1,5 juta penonton.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 16.858.616
Ada Apa dengan Cinta? 23.665.509
My Stupid Boss3.052.657
Cek Toko Sebelah2.638.437
Hangout2.620.644
Rudy Habibie2.010.072
Koala Kumal1.863.541
Comic 8: Casino Kings Part 21.835.644
Surga Yang Tak Dirindukan 21.636.981
ILY from 38.000 Ft1.574.576

Sumber : filmindonesia.or.id

  1. Penghargaan Film Indonesia di Festival Film Internasional
Prenjak | Sumber: infoscreening.co

Sejumlah film Indonesia kembali berhasil membawa nama Indonesia dan mendapat apresiasi dari berbagai festival film internasional, antara lain di Peracis, Singapura, Tokyo, Busan, Toronto, Venesia, hingga Belanda. Sebut saja Prenjak atau In The Year Of Monkey yang disutradari oleh Wregas Bhatuneja. Dikutip dari cnnindonesia.com, film ini meraih penghargaan film pendek terbaik di Festival Film Cannes tahun 2016 lalu. Prenjak juga menoreh prestasi di Singapore International Film Festival (SGIFF), Desember 2016 lalu. Selain itu, film yang berjudul Istirahatlah Kata-Kata karya Yosep Anggi Prasetya, yang menceritakan seorang penyair Indonesia, Wiji Thukul, ini juga diputar di Busan International Film Festival dan Pacific Meredien International Film Festival di Vladivostok, Rusia.

  1. 5 Film Pendek Animasi Karya Mahasiswa UMN diputar di Commuter Line
Film Pendek Animasi Karya Mahasiswa UMN | Sumber: harifilmnasional.id

Ada yang menarik nih, Inspirator. Dalam perayaan Hari Film Nasional kali ini, HFN 2017 bekerjasama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) memutarkan 5 film pendek animasi karya mahasiswa UMN di layar-layar gerbong Commuter Line sepanjang bulan Maret 2017. Hal ini memiliki maksud agar publik dapat memberikan perhatian lebih pada talenta-talenta muda animator Indonesia.

  1. Pemutaran Serentak 5 Film Nasional
Pemutaran Film | Sumber: instagram.com/harifilmindonesia

Nah, ini khusus di tanggal 30 Maret, akan ada pemutaran ulang 5 film di 34 bioskop di seluruh Indonesia, antara lain Cek Toko Sebelah, Salawaku, Athirah, Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara, dan Tiga Dara (Restored). Buat teman-teman yang belum sempat nonton, yuk, bersatu kita ke bioskop, dan rayakan Hari Film Nasional 2017!

Jakarta :

  • XXI Plaza Senayan
  • XXI St. Moritz
  • XXI Blok M Square
  • XXI TIM
  • XXI Gading
  • CGV Grand Indonesia
  • CGV Pacific Place
  • Cinemaxx Plaza Semanggi

Luar Jakarta :

  • Bogor         : Botani XXI
  • Depok        : Depok XXI
  • Tangerang  : Bintaro Exchange XXI, Alam Sutera XXI
  • Bekasi        : Mega Bekasi XXI,
  • Bandung     : Ciwalk XX
  • Yogyakarta : Empire XXI ,
  • Solo            : The Park XXI,
  • Surabaya    : Ciputra World XXI,
  • Mataram    : LEM XXI,
  • Padang       : Plaza Andalas XXI,
  • Samarinda  : Big Mall XXI,
  • Makassar    : Panakukkang XXI,
  • Ambon        : Ambon City Center XXI,
  • Palu            : Grand Mall Palu XXI,
  • Purwokerto : CGV Rita Mall,
  • Mojokerto   : CGV Sunrise Mall,
  • Cirebon       : CGV Grage City Cirebon,
  • Manado       : CGV Kawanua Mall,
  • Palembang  : CGV Social Market, Cinemaxx Palembang Icon
  • Balikpapan  : CGV Plaza Balikpapan
  • Cinemaxx Orange County Cikarang, Cinemaxx Maxxbox Lippo Karawaci, dan Cinemaxx Kupang Plaza.

(II)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

Inspirator Freak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here