Ilustrasi

Siapa saja pasti pernah mengalami kegalauan, mulai dari berbagai hal seperti dicuekin orang tua yang terlalu sibuk bekerja hingga lupa akan waktu,  pada saat dilanda kasmaran, anak kecil yang tidak dituruti kemauannya, bahkan hingga lansia yang pernah merasa tidak diperhatikan juga turut merasakan kegalauan. Sayangnya enggak semua orang tahu cara menanggulangi rasa galau dalam waktu yang singkat. Sering kali Inspirator berlarut-larut memendam berbagai permasalahan yang berujung pada kegalauan akut dan keputusasaan dalam hidup. Seorang motivator asal Australia sekaligus penulis buku Be Mindful & Simplify Your Life, Kate James, menawarkan lima langkah menanggulangi galau dalam waktu 24 jam saja. Sebagaimana dikutip dari Body & Soul, terdapat lima langkah untuk mengatasi kegalauan kamu, di antaranya sebagai berikut: 1.Sebelum bangun dari tempat tidur

Ilustrasi | Sumber: images.counselheal.com
Jangan pernah mengecek email, pesan singkat atau apapun itu di handphone kamu terlebih dahulu. Utamakan susun rencana apa yang akan kamu lakukan sepanjang hari ini. Jika Kamu seperti orang kebanyakan, mungkin kamu akan memikirkan hal-hal yang negatif terlebih dahulu, misalnya kemacetan yang akan dihadapi saat berangkat bekerja, cuaca yang tidak bersahabat dan lain sebagainya. Cobalah untuk selalu memusatkan pikiran pada hal-hal yang positif. Kamu akan dengan mudah melakukan hal ini setelah sepekan berlatih. Pikiran positif sekecil apapun akan membantu kamu keluar dari kegalauan. Nikmati saja nyamannya mandi dengan air hangat di pagi hari, aroma kopi yang wangi, manisnya buah favorit, atau senangnya bisa bertemu sahabat saat makan siang nanti. Pikiran positif akan membuat tubuh kamu lebih sehat, lebih percaya diri, bisa mengambil keputusan yang tepat, hidup pun bisa lebih bahagia. 2.Ketika meninggalkan rumah
Ilustrasi | Sumber: hero.co.ke
Saat akan meninggalkan rumah untuk bepergian ke tempat kerja, kampus atau sekolah, cobalah tarik napas dalam-dalam dan pusatkan perhatian pada apa yang sedang kamu lakukan. Jangan pernah punya kebiasaan terburu-buru saat meninggalkan rumah sehingga pikiran pun jadi berantakan dan rencana harimu pun juga ikut berantakan. Contoh: “Meskipun saya akan terjebak dalam kemacetan, tapi saya nyaman. Suasana dalam mobil nyaman karena AC menyala, musik terdengar merdu, jadi saya baik-baik saja dan happy – happy saja.” 3.Ketika sedang bekerja
Ilustrasi | Sumber: blogs-images.forbes.com
Masukilah tempat kerja dengan perasaan yang tenang. Jangan pernah terburu-buru. Rasakan setiap jejak langkah ketika memasuki ruangan. Ingatlah bahwa diri kamu adalah orang yang berperan penting. Pastikan juga kamu merapikan terlebih dahulu meja kerjamu agar suasana kerjamu menjadi lebih nyaman. Jika memungkinkan, buatlah secangkir teh atau kopi untuk menyegarkan dirimu saat bekerja. 4.Ketika kembali ke rumah
Ilustrasi | Sumber: www.saga.co.uk
Lakukan meditasi selama 10 menit untuk menyingkirkan masalah yang mungkin timbul saat bekerja. Regangkan otot – otot kamu yang pegal setelah menempuh perjalanan pulang yang melelahkan.  Pahamilah pikiran-pikiran yang menyelimuti kamu sepanjang hari. Sebelum bersiap untuk makan malam dan bersantai sejenak, sapalah anggota keluarga yang lain, tanyakan kepada mereka bagaimana aktivitas mereka tadi. 5.Sebelum tidur
Ilustrasi | Sumber: i4.mirror.co.uk
Menit-menit sebelum mata terpejam sering digunakan orang untuk mengingat kembali apa yang sudah terjadi sepanjang hari itu. Singkirkan hal-hal yang negatif, pikirkan saja hal-hal yang positif terjadi pada saat hari itu. Ingatlah hidup seperti stopwatch ketika tidur stopwatch akan mengatur ulang angkanya dari titik nol. Jadi sebelum benar-benar tidur, cobalah gunakan momen itu untuk memikirkan apa yang akan dilakukan esok hari. Kegalauan memang bukan pilihan kita, karena ia selalu datang dengan sendirinya selama diri kita menjalani kehidupan sehari-hari. Namun bukan berarti kegalauan itu harus kita terima begitu saja sampai-sampai membuat diri kita menjadi seseorang yang serba putus asa. 5 tips tadi bisa diterapkan dalam kehidupan keseharian kita, agar kegalauan bisa dihadapi secara bijak dan kita pun bisa mengambil beragam hikmah dibalik kegalauan yang kita alami. Inspirator Freak Keep Breathing, Keep Inspiring! Penulis : Fajar Nugraha Editor   : Dylan Aprialdo Rachman Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

LEAVE A REPLY