4 Pertolongan Pertama Mengatasi Sakit Gigi–Hanya Pakai Bahan Alami, Lho

Sakit gigi dapat disebabkan oleh adanya gigi berlubang dan gigi yang terinfeksi kuman. Saat sakit gigi menyerang, kamu pasti akan merasakan rasa sakit yang tidak tertahankan–bahkan bisa membuat kepalamu sakit. Kalau saat sakit gigi menyerang dan kamu tidak bisa langsung pergi ke dokter, kamu bisa melakukan pertolongan pertama untuk meredakan sakit gigi tersebut.

Empat pertolongan pertama mengatasi sakit gigi ini bisa kamu lakukan di rumah. Bahan-bahan yang dibutuhkannya pun pasti ada di dapur rumahmu.

1. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh dikenal ampuh mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan masalah gigi. Minyak cengkeh mengandung eugenol yang dapat dijadikan anestesi alami. Cara penggunaannya pun mudah. Teteskan 2 tetes minyak cengkeh pada kapas, lalu letakkan pada area gigi yang sakit supaya rasa sakitnya hilang.

2. Garam laut

Garam laut mengandung sifat antibakteri alami yang dapat meringankan gejala sakit gigi yang disebabkan oleh bakteri penyebab infeksi. Cara menggunakannya dengan melarutkan satu sendok makan garam laut ke segelas air hangat, lalu pakai untuk berkumur sampai isi gelas habis.

3. Kantung teh peppermint

Bekas kantung teh peppermint dapat digunakan sebagai solusi sementara untuk sakit gigi. Ambil kantung teh bekas dan dinginkan dalam kulkas, lalu letakkan pada area gigi yang sakit selama setengah jam. Kantong teh tidak hanya berguna untuk meredakan sakit gigi, lho. Yuk, manfaatkan kembali kantongan teh celup bekas pakai.

4. Bawang

Siapa sangka, bumbu dapur ini dapat digunakan untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi gusi dan gigi, menhilangkan rasa sakit, menghentikan perdarahan gusi, mencegah pembusukan gigi, dan sebagainya. Cara menggunakannya pun mudah. Potong bawang dan kunyah perlahan di area yang sakit sampai rasa sakitnya berkurang.

Itulah 4 pertolongan pertama mengatasi sakit gigi yang bisa kamu saat tidak sempat datang ke dokter. Namun, kalau sakit gigimu sudah mereda, kamu perlu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

(Sumber: brightside.me)

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here