4 pencapaian besar ASEAN di usi ke-49 tahun
Ilustrasi

Selamat Ulang Tahun ASEAN! Memasuki usia yang ke-49, organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara atau populer dengan sebutan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) ini menunjukkan pencapaian-pencapaian besar tak hanya di kawasan ASEAN tetapi juga di dunia. Berikut 4 pencapaian besar ASEAN di usia ke-49 tahun.

1. Perkuat Iklim Investasi

Para Menteri Ekonomi ASEAN sepakat untuk melakukan kerja sama dengan United States Trade Representatives (USTR) di bidang investasi, menyusun draft Terms of Reference (TOR) mengenai potensi ASEAN-Canada Free Trade Agreement dengan mencermati dinamika perdagangan internasional dan meningkatkan nilai perdagangan barang, jasa, dan investasi kedua belah pihak. Selain menjalin kerja sama dengan USTR dan Kanada, ASEAN juga bertekad meningkatkan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dengan Rusia. Fokus dari kerja sama tersebut antara lain di bidang investasi, finansial, transportasi, e-commerce, energi, pertanian, serta perekonomian maritim termasuk Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.

2. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Menjadi pasar ketiga di Asia dan ketujuh di dunia merupakan pencapaian besar bagi ASEAN, suatu perubahan yang berdampak besar bagi perdagangan dan masyarakat Asia secara umum. Dari pencapaian ini ada tiga sektor yang paling merasakan dampaknya yaitu sosial, ekonomi, dan budaya. Fakta tersebut didukung oleh temuan pencapaian MEA pada November 2015 yang ditulis pada ASEAN Integration Report 2015, isi laporan tersebut mengupas pencapaian, evaluasi, dan dampak MEA secara umum.

3. Meningkatnya Pasar E-Commerce

Pertumbuhan e-commerce semakin meningkat. Menurut data Euromonitor, Indonesia telah menjadi pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara. Hal ini tidak lepas dari tingginya pengguna internet yang mencapai 88,1 juta jiwa. Ditambah dengan pengguna media sosial sebanyak 79 juta dengan jumlah penduduk 259,1 juta jiwa. Pada 2014, Euromonitor mencatat bahwa penjualan online Indonesia mencapai US$ 1,1 miliar, lebih tinggi dari Thailand dan Singapura.

4. Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara

Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara atau Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ) adalah suatu kesepakatan di antara negara-negara Asia Tenggara untuk mengamankan kawasan ASEAN dari nuklir. Semoga di perayaan lahirnya organisasi ini semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian ASEAN dan dunia ya, Inspirator.   Penulis: Ifa Ikah Editor  : Siti Ayu Handayani Inspirator Freak Twitter : @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak Instagram : @inspiratorfreak Web : www.inspiratorfreak.com LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)

SHARE
Previous articleData For Life Sci Fi Hackathon 2016
Next article3 Keuntungan Bonus Demografi untuk Indonesia

LEAVE A REPLY