4 Mitos Tentang Gula Ini Masih Dipercaya Banyak Orang. Kamu Salah Satunya?

Photo: idntimes.com

Sampai saat ini, gula sering diidentikkan sebagai penyebab munculnya beberapa penyakit di dalam tubuh, salah satu yang paling populer misalnya diabetes. Masih ada masyarakat memercayai informasi terkait gula yang ternyata tidak sepenuhnya fakta. Ada lima mitos tentang gula yang masih diyakini benar oleh masyarakat. Apa saja itu?

Mitos 1: Awas, gula bikin diabetes!

Sebelumnya, kamu harus tahu dulu kalau diabetes terbagi ke dalam dua tipe. Satu, diabetes yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel penghasil insulin di pankreas; dua, diabetes yang disebabkan faktor genetika dan gaya hidup. Ternyata, dua tipe diabetes ini tidak berkaitan langsung dengan gula. Memang, terlalu banyak mengonsumsi zat pemanis bisa menyebabkan obesitas. Tetapi, kalau diimbangi dengan olahraga teratur, risiko itu bisa diminimalisir.

Mitos 2: Gula dapat mempercepat pertumbuhan kanker

Menurut penelitian Mayo Clinic, gula tidak memengaruhi percepatan pertumbuhan sel kanker. Mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat membuat sel kanker berkembang, tapi tidak mempercepatnya. Justru zat pemanis ini bisa menjadi penghasil energi tubuh, kok.

Mitos 3: Gula menyebabkan gigi berlubang

Gigi berlubang disebabkan menumpuknya asam yang diproduksi oleh bakteri di mulut manusia. Bakteri ini memakan gula dan sisa makanan lain yang tertinggal di gigi. Penyebab utama gigi berlubang yaitu plak gigi, bukan gula. Untuk meminimalkan menimbunnya plak, rajinlah membersihkan gigi dan mulut.

Mitos 4: Gula merah lebih sehat daripada gula putih

Menurut penelitian dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, kalori yang terkandung di gula putih sekitar 16 kilo kalori per satu sendok teh, sedangkan kalori di gula merah 17 kilo kalori per satu sendok teh. Nah, dari penelitian ini, bisa disimpulkan gula merah tidak lebih sehat daripada gula putih.

Nah, ternyata gula tidak selalu memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh kan, Inspirator? Jika dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dibarengi olahraga teratur, gula dapat menjadi energi untuk tubuh, lho! Jangan sampai keliru lagi dengan mitos-mitos tentang gula yang masih beredar di masyarakat ini. Segera beritahu teman dan keluargamu, ya!

Keep Breathing, Keep Inspiring!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here