ilustrasi : liputan6.com
1. Orang yang sudah menikah lebih kesepian

ilustrasi : jengrantham.com
ilustrasi : jengrantham.com
Biasanya, kesepian identik dengan orang yang jomblo atau pasangan LDR. Tetapi, kenyataanya justru sebaliknya. Sebuah Penelitian mengungkapkan bahwa 60% orang yang sudah menikah malah merasa kesepian. Bahkan, mereka lebih merasa kesepian daripada orang yang masih lajang. Hal ini dapat disebabkan karena mereka yang sudah menikah biasanya malah cenderung sibuk pada karier dan pekerjaan mereka , sehingga mereka jarang ada waktu untuk bersama. Hal ini juga dapat disebabkan karena pasangan yang sudah menikah tidak bisa merasakan hubungan yang romantis seperti pada saat waktu mereka masih berpacaran.

2. Menurunkan Kecerdasan

ilustrasi : isigood.com
ilustrasi : isigood.com
Kesepian yang berlangsung cukup lama akan menurunkan tingkat kecerdasan otak dan daya ingat. Selain itu, rasa kesepian juga akan menurunkan sistem kekebalan tubuh (system immune)dan meningkatkan risiko kematian dini, dikarenakan biasanya orang yang kesepian cenderung memikirkan masalah kehidupan mereka sendirian, sehingga mereka merasa tertekan dan putus asa, sehingga munculah rasa untuk mengakhiri hidupnya. Bahkan, efek rasa kesepian lebih berbahaya daripada merokok ! Orang yang merasa kesepian akan memiliki risiko kematian sebesar 15% bahkan lebih tinggi. Yang terpenting adalah ingatlah hati yang gembira adalah obat.

3. Insomnia adalah tanda kesepian

ilustrasi : stanfordcenter.com
ilustrasi : stanfordcenter.com
Apakah anda punya temanatau saudara yang sulit dalam tidur, cobalah tanya pada mereka apakah ereka merasa kesepian? Salah satu ciri kesepian adalah mengalami kesulitan dalam tidur (insomnia). American Academy of Sleeping Medicine mengungkapkan bahwa orang yang kesepian sering mengalami sulit tidur (insomnia).

4. Orang Lanjut Usia Lebih Sering Merasa Kesepian

ilustrasi : examiner.com
ilustrasi : examiner.com
Beberapa alasan yang menyebabkan orang lansia merasa kesepian adalah banyak kehilangan teman sebaya dan komunikasi yang tidak lancar dengan anggota keluarga, dan angota keluargannya kurang memperhatikannya. Serta kurang bergaul di lingkungan sosial, terutama setelah pensiun. Rasa kesepian yang berlangsung lama akan meningkatkan risiko kematian.   Tulisan ini dikirim oleh pembaca setia InspiratorFreak.com yang masih duduk di bangku SMP! WOW! Kami siap menerima karya dari teman-teman inspirator semua dan bisa dikirim melalui email ke [email protected] beserta identitas kalian. Kami tunggu karya-karya inspiratif Inspirator semua!   Penulis: Calvinus Alexander Graham Dina Charis E-Mail  : [email protected][email protected] Instagram : CALVINUSALEXANDERGRAHAM id Line        : calvinusalexander   Inspirator Freak Keep Breathing, Keep Inspiring!   Inspirator Freak Twitter: @InspiratorFreak Facebook : facebook.com/InspiratorFreak

LINE : @inspiratorfreak (menggunakan @)
SHARE
Previous articleSxC Summit Quiz
Next article35 Bidang Usaha Ini Terbuka 100% untuk Asing

LEAVE A REPLY