Sumber : merdeka.com

Artikel ini hasil olahan dari tulisan Januari 2014 Indonesia kini sedang dilanda bencana secara merata. Banyak sekali wilayah yang mengalami banjir, longsor maupun meletusnya gunung merapi. Sadar atau tidak, kini bantuan menjadi sulit diberikan. Mengapa, karena ya itu tadi, bencana ini merata membuat orang-orang menjadi hanya fokus kepada wilayah terdekatnya. Bahkan bantuan dari asing pun tidak ada, karena beberapa negara juga mengalami hal serupa. Nah uda saatnya nih, kita anak muda bergerak, khususnya kita yang gak kena banjir atau bencana lainnya. Kita udah sempet share Tips menghadapi banjir. Berikut ada 10 barang yang bisa kita sumbangin baik secara langsung maupun melalui posko, yayasan atau pihak penyalur bantuan.   1. Air Bersih

sumber : jownews
sumber : jownews
Air bersih khususnya air mineral. Seperti yang kita ketahui kalau di pengungsian itu jelas mereka butuh mengkonsumsi air mineral atau minimal air bersih. Apalagi untuk ibu-ibu, anak-anak dan para oma-opa mereka sangat butuh asupan air agar tetap fit. Apa jadinya ketika para pengungsi dikasih makan tapi dehidrasi karena kehausan? Air bersih juga sebetulnya dibutuhkan ketika para pengungsi selesai buang air kecil atau buang air besar untuk membersihkan dirinya.   2. Makanan Siap Santap (Nasi Bungkus)
sumber : IDNTimes
sumber : IDNTimes
Manusia butuh makan. Nah ini aspek terpenting lainnya yaitu makanan yang siap santap. Sebetulnya kalau kita mau langsung kasih bantuan ke pengungsi lebih tepat makanan siap santap ketimbang mie instan, karena bisa jadi mereka tidak punya akses untuk masak. Kecuali kalau kita ngasih ke pihak pengelola posko untuk kemudian mereka yang masakin. Nasi bungkus ini menjadi aspek terpenting supaya para pengungsi tidak kelaparan.   3. Pembalut, Popok Bayi, dan Celana Dalam
Sumber : Laksani.com
Sumber : Laksani.com
Nah kalau ini mungkin gak banyak yang kepikiran tapi sebetulnya penting banget. Pembalut wanita dan juga popok bayi. Pernah mikirin nasib pengungsi wanita yang sedang datang bulan dan bayi-bayi yang ada di pengungsian? Jelas mereka akan sangat kerepotan ketika tidak ada dua hal ini. Ketika bencana tsunami Aceh terjadi, ketika ribuan dus indomie tersusun banyak untuk dirikim namun barang yang diprioritaskan untuk dikirim adalah pembalut, popok bayi dan celana dalam. Kenapa? Ya karena mereka bisa jadi tidak ganti celana dalam berhari-hari dan itu bisa jadi sumber penyakit.   4. Pakaian
Sumber : liputan6
Sumber : liputan6
Berhari-hari di pengungsian, mungkin juga sempat basah-basahan. Kebanyakan para pengungsi tidak membawa cukup baju banyak dan bisa jadi baju yang ditinggal di rumah sudah hanyut terbawa air. Jelas mereka butuh pakaian layak untuk mereka ganti dan gunakan setiap harinya. Pakaian layak gak musti baru atau mahal, tapi yang masih pantas untuk mereka gunakan.   5. Selimut
Sumber : Ampera.co
Sumber : Ampera.co
Banyak yang di pengungsian akhirnya jatuh sakit juga karena masuk angin atau tidak kuat hawa dingin akibat hujan yang ada. Apalagi anak kecil dan juga orang tua. Selimut ini menjadi benda yang sangat berharga ketika para pengungsi hendak tidur untuk beristirahat. Mungkin mereka juga tidur beralaskan koran atau terpal dan itu mungkin masih bisa mereka atasi, tapi mereka tidak bisa melawan rasa dingin dan mereka butuh selimut untuk menghangatkan tubuhnya.   6. Makanan ringan, biscuit dan susu
Sumber : Detik
Sumber : Detik
Ini juga bisa jadi alternatif buat kita kasih bantuan. Kalau memang ngasih nasi bungkus ribet karena harus masak, mungkin bisa jadi langsung aja kasih makanan ringan dan juga susu cair. Ini setidaknya bisa mengurangi rasa lapar dan haus sekaligus ngasih energi ke para pengungsi untuk tidak kelaparan.   7. Obat-obatan
Sumber : MetroTv News
Sumber : MetroTv News
Kebanjiran atau kena abu vulkanik jelas membuat kesehatan menurun. Kita bisa kasih minyak kayu putih, tolak angin, vitamin, maupun suplemen lainnya. Mungkin obat batuk dan parasetamol juga dibutuhkan buat mereka yang mengalami demam dan juga pusing-pusing.   8. Sembako
Sumber : Hargasumut.org
Sumber : Hargasumut.org
Ini bisa diberikan kepada pengurus posko atau penyalur yang bersedia untuk memasakkan untuk para pengungsi tapi sembako ini juga bisa diberikan setelah banjir surut dan para pengungsi kembali ke rumahnya masing-masing. Jelas setelah terkena banjir, mereka bisa jadi kehilangan banyak harta benda termasuk makanan. Ada baiknya untuk kita memberikan sembako ini setelah air surut.   9. Uang
Sumber : kompasiana
Sumber : kompasiana
Kita bisa memberikan uang kita kalau memang dirasa cukup bikin repot kalau beli barang. Nah kita bisa memberikan donasi kepada para pihak penyalur atau posko-posko bantuan yang telah bersedia untuk menyalurkan bantuannya. Hati-hati dengan penipuan, pilih lembaga bantuan yang memang sudah kredibel dan bisa dipercaya. Atau mungkin kalau mau memberikan santunan secara langsung silahkan saja.   10. Tenaga
Sumber : suaramerdeka
Sumber : suaramerdeka
Tidak punya uang, tidak bisa membelikan ini itu. Tapi kalian punya tenaga untuk membantu menjadi sukarelawan. Kalian bisa ikutan masak di dapur darurat, membantu evakuasi korban, menyalurkan makanan, mengajari anak-anak di pengungsian sampai membantu yang sedang sakit. Atau hal tersimpel adalah dengan membantu memberikan informasi kepada para donatur untuk memberikan bantuannya. Apapun bisa kita lakukan asal niat dan dilakukan dengan hati.   Banyak hal yang bisa kita berikan kepada para korban bencana alam. Kepedulian kita sangat berarti untuk mereka. Mereka sedang membutuhkan dan kita saat ini kalau bisa memberi, jangan menunda untuk memberi. Tidak ada orang yang menjadi miskin karena banyak memberi, justru ada banyak cerita di luar sana, orang semakin diberkati karena banyak memberi. 🙂     Keep Breathing, Keep Inspiring! @InspiratorFreak

LEAVE A REPLY